Banjir Area Parkir Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang Terendam Air, BP Batam Pastikan Aman

banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Batam – Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, seluruh area parkir kendaraan terendam air karena curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem, Sabtu (19/8/2023).

Air hujan menggenangi tempat parkir di wilayah Pelabuhan Sekupang. Mobil yang terparkir pun terendam air dengan ketinggian satu ban mobil. Video banjir di Pelabuhan Ferry Sekupang pun beredar di media sosial.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Jumarly, pun membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, banjir di Batam merendam sejumlah mobil yang terparkir di area pelabuhan.

“Iya benar, posisi titik banjir itu di perbatasan parkir area domestik dan internasional. Kondisinya itu memang titik terendah, tapi airnya cuman numpang lewat saja,” ujarnya kepada awak media.

“Gak sampai masuk dalam terminal, cuma banjir di parkiran saja,” kata petugas kebersihan di pelabuhan tersebut.

Petugas kebersihan mengatakan, ada dua penyebab Pelabuhan Sekupang banjir. Pertama air dari jalan RE Martadinatasaat hujan lebat mengalir ke kawasan pelabuhan dan selanjutnya kondisi air laut sedang pasang. Banjir pun membuat warna air laut menjadi kecoklatan.

“Itu air lautnya sampai kuning begitu gara-gara banjir dan genangan dari jalan raya,” kata Marsun.

BP Batampun turun ke lokasi Badan Pengawasan (BP) Batam melalui Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Dendi Gustinandar langsung turun ke lokasi saat mendapat laporan sekitar jam 10.00 WIB genangan air cukup tinggi. Akan tetapi, kondisi itu tak berlangsung lama. Sekitar jam 12.00 WIB, air sudah mulai surut” tegas Dendi, dikutip dari Kompas.coml..

Pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kondisi Pelabuhan Sekupang.

“Kami sedang mengecek ke pengelola dan pihak teknis terkait penyebab permasalahan ini. Apakah memang karena curah hujan atau ada masalah lainnya,” sebut Dendi.

Selain itu, menurutnya, banjir terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi.

“Air turun dari bukit seberang pelabuhan, kantor BP yang lama. Hujan deras ditambah lagi air pasang. Hanya beberapa menit saja tadi, sekarang sudah surut seperti semula,” kata Jumarly. ?/⁹

Penyeberangan tak terganggu diketahui, pelabuhan Sekupang terdiri dari tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Boat Pancung yang merupakan pelabuhan antar pulau, lalu ada Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang dan Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang.

Meskipun ada banjir yang membuat para petugas sibuk, namun penyeberangan di Pelabuhan Boat Pancung tak terganggu.

“Banjirnya tinggi, sampai lutut, kalang kabut orang-orang sini dibuatnya,” kata Marsun, salah satu penjual di terminal, kepada awak media. (*/kompas/hadi.m/red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *