Aksi Solidaritas Wartawan Korban Dibakar Dalam Rumah di Sumut

banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Medan – Peristiwa tewasnya seorang wartawan TribrataTV, Rico Sempurna Pasaribu (54) yang dibakar di dalam rumahnya bersama keluarga termasuk istri, anak dan seorang cucu, yang terjadi di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis (27/6/2024) lalu, pukul 03.30 WIB dini hari itu hingga kini masih menyisakan misteri atas pengungkapan dalang di balik kasus tersebut.

Diketahui sehari sebelum insiden itu, ia mengunggah sejumlah berita tentang judi yang marak terjadi di kotanya, yang mana judi tersebut diduga dibekingi oknum TNI.

Belum terungkapnya aktor utama di balik peristiwa tersebut, sejumlah aktivis pers membawa poster saat mengikuti aksi solidaritas terkait kasus kematian Rico Sempurna Pasaribu dan Keluarganya di depan Polda Sumatera Utara, Medan, pada Kamis (25/7/2024).

Tim Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara bersama aktivis Aksi Kamisan Medan melakukan aksi unjuk rasa yang mengusung tema Solidaritas Kebebasan Pers untuk mengusut tuntas kasus kematian wartawan Rico Sempurna Pasaribu beserta keluarganya, yang tewas dibakar serta transparan dalam mengungkap kejanggalan dalam kasus tersebut.

Kompolnas bersama personel Polres Tanah Karo meninjau rumah wartawan yang dilalap api di Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara, Selasa lalu (2/7/2024). Rico S. Pasaribu (kanan) Facebook. ©ist/tans

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara kembali menetapkan tersangka baru yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Kabupaten Karo. Tersangka diduga memerintahkan kedua pelaku lainnya membakar rumah wartawan tersebut.

Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam Effendi, mengatakan penetapan tersangka baru ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua tersangka sebelumnya yang disebut sebagai eksekutor pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu dan Keluarganya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, menjelaskan peran tersangka ketiga berinisial B ini sebagai orang yang memerintahkan tersangka RAS dan YST untuk membakar rumah korban.

“Tersangka B menyuruh YST membakar, serta memberikan uang Rp130.000 kepada RAS untuk membeli bahan bakar minyak jenis Pertalite dan solar yang digunakan untuk membakar rumah korban,” ungkap Hadi seperti dikutip dari kantor berita Antara. Kamis (11/07).

“Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu,” imbuhnya.

Dia menambahkan pihaknya masih mendalami motif tersangka B memerintahkan pembakaran dan kaitannya dengan pihak-pihak lain dalam kasus tersebut.

“Penyidikan masih terus dilakukan,” tegasnya, seraya menambahkan sebanyak 28 saksi telah diperiksa terkait kasus ini.

Motif di balik kasus ini sangat penting untuk melihat kasus ini secara utuh, kata Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ), Erick Tanjung.

Kodam 1/Bukit Barisan Ikuti Proses Penyelidikan

Di samping itu, Kodam 1/BB juga terus mengikuti proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, terkait kasus kebakaran yang menewaskan 4 orang dalam satu keluarga ini.

“Jadi, kita tetap mengikuti proses hukum yang sudah dilaksanakan oleh Polres Tanah Karo kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini seterang-terangnya,” tandas Kapendam.

Terkait adanya berita simpang siur masalah kebakaran rumah salah satu wartawan yang menyebabkan meninggal dunia. Jadi disini, saya jelaskan bahwa berdasarkan informasi diperoleh dari pihak kepolisian, kejadian tersebut murni kebakaran dari dalam rumah, tidak ada OTK yang melakukan pembakaran terhadap rumah Rico Sempurna Pasaribu itu,” kata Kapendam, diruang kerjanya, dikutip timesasianews.com dari kliksumut. Senin (1/7/2024) lalu.

Dirinya menegaskan, peristiwa kebakaran yang menewaskan 4 orang tersebut, tengah ditangani Polda Sumatera Utara. Dari hasil pemeriksaan atau penyelidikan sementara tidak ada OTK yang melakukan pembakaran.

“Jadi, murni kejadian itu dari dalam rumah, karena dalam rumah tersebut mereka itu berjualan bensin eceran dan juga tabung gas,” jelasnya. ***(ant//ks/tans)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *