TimesAsiaNews.com | Batam – Hujan deras kembali mengguyur Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (14/8). Akibatnya, simpang empat Kabil yang menghubungkan Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani langganan terendam banjir.
Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mall sendiri merupakan jalan utama yang cukup padat dilalui kendaraan. Akibat banjir hampir setinggi lutut orang dewasa itu, jalan tak bisa dilalui kendaraan baik roda dua dan roda empat.
Dari beberapa video yang diterima redaksi, tampak sejumlah pengendara mendorong motornya yang mogok karena nekat menerobos banjir pada sore harinya. Ada yang memutar arah balik kenderaannya karena tidak mau mengambil risiko kenderaannya mati. Terlihat juga petugas kepolisian yang berada di lokasi banjir untuk mengatur lalu lintas dan membantu pengendara yang motornya mogok.
Pada video lainnya, terlihat kenderaan roda empat tidak dapat melanjutkan perjalanannya dari arah Batam Center. Puluhan kenderaan terjebak macet yang panjang. Sedangkan sisi jalan sebelahnya atau tepatnya di depan SPBU Plamo lengang karena sudah terendam banjir.
Salah seorang warga, Dimas, menyebut dirinya sempat melintasi di Jalan Jendral Sudirman dari arah Mega Legenda menuju Nagoya. Saat itu dia terjebak banjir selama 1 jam dan akhirnya memutuskan untuk memutar balik kendaraannya.
“Saya harus putar balik, rencana mau ke arah Nagoya. Tapi karena macet hampir 1 jam saya putar balik. Padahal kalau tak macet mau putar balik tak lebih dari 5 menit,” kata Dimas, Senin (14/8/2023).
Rizal, pengendara lain yang juga ikut terjebak macet berharap agar drainase di Simpang Kabil diperhatikan pemerintah. Ia menyebutkan, setiap hujan deras mengguyur Batam lokasi tersebut pasti selalu banjir.
“Pemerintah tolong lah diperhatikan drainasenya. Ini kalau hujan deras dan lama pasti banjir. Memang jalan lebar, tapi kalau banjir kan sama saja,” pungkasnya. (dt/tanews)








