Menggemparkan! Pembunuhan Seorang Marketing Perumahan di Tiban Batam, Istri Korban Meraung

Batam, Peristiwa1478 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Batam – Sebuah tragedi pembunuhan menggemparkan dan mengganggu ketenangan di Kota Batam, berlokasi di Perumahan Oryza Hill Tiban, Batam, Rabu siang (6/3). Korban diketahui Jimmy, seorang marketing perumahan di lokasi tersebut.

Sedangkan pelaku seorang pria yang diketahui bernama Rahman Padak, didapat dirinya telah menyerahkan diri ke Polresta Barelang sebagai pelaku pembunuhan.

Menurut laporan dari pihak kepolisian, Rahman Padak mengakui telah menghabisi nyawa korban, yang ditemukan tewas bersimbah darah di depan perumahan.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Dwi Ramadhanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki modus pelaku, yang diduga terkait dengan permintaan uang gaji yang tidak terpenuhi.

“Kami masih dalam proses pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui lebih lanjut tentang motif di balik tindakannya,” ungkap Ramadhanto kepada media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pelaku meminta uang gaji kepada korban, namun ditolak karena statusnya yang telah dipecat. Akibatnya, pelaku pulang dan kemudian kembali ke kantor marketing, di mana dia melakukan aksi keji yang mengakibatkan kematian korban. Terdapat luka serius di bagian leher dan dagu.

Kematian tragis ini telah mengejutkan warga sekitar, sementara pihak berwenang sedang berusaha untuk mengungkapkan lebih detail tentang kasus ini.

“Kami akan terus mendalami kasus ini,” pungkasnya.

Polisi Olah TKP Dikerumuni Warga

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembunuhan yang menggemparkan di wilayah Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam jadi tontonan warga sekitar. Tidak sedikit pengendara yang berhenti ingin melihat karena penasaran dengan kasus tersebut, pada Rabu sore (6/3/2024).

Bahkan, beberapa diantara warga nekat menerobos garis polisi untuk melihat jasad korban, tampak korban Jimmy tergeletak dengan bersimbah darah.

Saat polisi hendak melakukan olah TKP, istri korban, Ida Kristiani juga datang ke lokasi kejadian. Ia histeris melihat darah yang bersimbah di depan ruko Oryza Hill Tiban tersebut.

“Papa (korban) mana, dimana Papa,” ujarnya yang tak melihat jasad suaminya.

Tampak kesedihan yang mendalam pada istri korban. Ia meraung menangis dan ingin melihat jasad marketing pemasaran Oryza Hill Tiban tersebut. Namun polisi dan kerabat korban tak menyarankannya. Dikhawatirkan, akan menyebabkan trauma mendalam baginya.

“Pa, kenapa kau pergi pa,” raungnya. (rr/bl/tans)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *