TimesAsiaNews.com | Kalsel – Berawal dari ingin mencari ke-khas-an sekolah yang dipimpinnya yaitu MTs Ulumul Qur’an Al Madani di kota Banjarbaru Kalimantan Selatan, H. Sativa Perdana,S.Si.,M.Pd, meminta seorang teman lama sesama alumni IPB yang saat itu menjadi praktisi ‘Talents Mapping’, untuk bekerjasama memberi bimbingan bagi peserta didik di sekolahnya.
Dari sini, terbitlah sebuah buku yang berjudul ‘Menembus Batas Dunia‘. Sebuah karya yang ditulis anak-anak yang bersekolah di kampung, hingga menjadi buku yang terdaftar di Perpustakaan Nasional dan mendapat ISBN.
Dari keberhasilan siswa-siswanya beliau yang juga menjabat sebagai Koordinator MGMP Bahasa Indonesia ini berinisiatif untuk mengajak MTs se-Banjarbaru untuk bersama-sama memfasilitasi penulis-penulis muda di sekolah masing-masing untuk membuat karya tulis.
Maka terwujudlah sebuah buku antologi dengan judul Setiap Anak adalah Bintang, yang pada hari Senin, 21 Agustus 2023 secara resmi diluncurkan oleh Kepala Kementerian Agama Drs. Mahrus, MM.

H. Sativa Perdana, S.Si., M.Pd.// Penandatangan cover buku oleh Kepala Kementerian Agama
Drs. Mahrus, MM/dok–private
Acara peluncuran buku tersebut dilaksanakan di Aula kantor Kementrian Agama, kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.
Turut hadir dalam acara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Fahmi Fitriadi, S.T., MM., yang mewakili Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Erlin Mauli, para kepala Madrasah Tsanawiyah se-Banjarbaru dan Diana Bakti Siregar mewakili Penerbit.
Acara ini ditutup dengan Talk Show dengan Diana Bakti Siregar sebagai pembicara utama dan menghadirkan juga Siti Fadilah dari MTs Ulumul Qur’an Al Madani mewakili penulis buku Setiap Anak adalah Bintang dan Tambah 2 anak ibu Jandiva Aisyah Sulistiyono MTs. Banjarbaru yang mewakili siswa yang terpilih sebagai penulis inspiratif.

Sebelum Talk Show dimulai, Diana Bakti Siregar dan seorang penulis muda dari Ulumul Qur’an Al Madani yang baru-baru ini berhasil menjuarai lomba menulis cerpen tingkat Nasional, Nayla Aurelia mempersembahkan sebuah puisi yang menggambarkan suara hati anak jalanan yang berjudul ‘Aku Ingin’.
Puisi itu sengaja ditampilkan oleh Diana untuk memotivasi pemuda calon pemimpin masa depan yang hadir saat itu.
“Betapa beruntungnya mereka masih punya orang tua dan guru yang mendukung untuk maju, pemuda-pemuda adalah bintang, tak ada alasan untuk tidak benderang. bersinarlah dan bermanfaat lah semuda mungkin,” ucap Diana saat membacakan puisinya. (*/red)








