Tangan Berkeringat hingga Jantung Berdebar, Apakah Tanda dari Penyakit Jantung? Begini Ulasan Dokter

banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Kesehatan – Saat tangan sering berkeringat kerap kali dikaitkan dengan tanda-tanda dari penyakit jantung.

Dan menurut dr. Bayushi Eka Putra, tangan yang sering berkeringat tidak selalu berkaitan dengan penyakit jantung.

Sehingga ada yang disebut dengan hiperhidrosis yang merupakan kondisi di mana tangan lebih banyak mengeluarkan keringat, namun tidak berkolerasi dengan penyakit jantung.

Karena itulah, jika tangan memiliki banyak keringat, bukanlah tanda yang spesifik untuk penyakit jantung, karena tangan berkeringat memiliki banyak kemungkinan.

©ilustrasi seseorang yang mengalami jantung berdebar, simak penjelasan dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA berikut (grid.id)

Selain itu, jika seseorang sering mengalami jantung berdebar, maka kondisi tersebut harus diperhatikan lebih lanjut lagi.

dr. Bayushi Eka Putra menuturkan, jika seseorang mengalami jantung berdebar, maka perlu dicurigai apakah hal tersebut merupakan gangguan irama jantung atau bukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA yang dilansir TribunHealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program Sapa Dokter.

Berikut ini terdapat referensi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, klik di sini untuk mendapatkannya.

Lantas bagaimana cara mengetahui apakah seseorang tersebut mengalami jantung berdebar akibat gangguan irama jantung atau bukan?

©ilustrasi seseorang yang mengalami jantung berdebar, simak penjelasan dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA berikut (freepik.com)

dr. Bayushi Eka Putra menjelaskan, untuk memastikan apakah jantung berdebar disebabkan karena gangguan irama jantung atau bukan, pasien dapat melakukan pemeriksaan EKG.

Tes EKG (Elektrokardiogram) ialah tes diagnostik umum yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung yang dilakukan dengan cara melakukan pemantauan aktivitas listrik dari serat-serat otot jantung secara goresan.

Tes ini dilakukan untuk mengetahui kelainan pada jantung seperti gangguan irama jantung, gangguan otot jantung, hingga pembengkakan jantung.

Setelah dilakukan tes EKG, dokter akan melihat hasil dari rekam jantung pada pasien, menganalisis keluhan pasien, dan kemudian mempertimbangkan apakah pasien tersebut membutuhkan pemeriksaan lanjut atau tidak.

“Jika hanya tangan saja yang mengalami banyak keringat, itu tidak spesifik.”

“Tapi kalau sudah ada gejala jantung berdebar, ada baiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dr. Bayushi Eka Putra.

©Ilustrasi seseorang yang mengalami jantung berdebar, simak penjelasan dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA berikut (Tribunnews.com)

Kondisi jantung berdebar yang harus segera dilakukan pemeriksaan

dr. Bayushi Eka Putra menyampaikan, jika mengalami jantung berdebar, pasti ada sesuatu yang menyebabkan orang tersebut tiba-tiba mengalami jantung berdebar.

Namun jika misalnya tidak terjadi apa-apa, diam saja, tidur, tidak ketakutan, tidak demam, tidak kesakitan, dan mengalami jantung berdebar, maka perlu diwaspadai.

Jantung berdebar yang terjadi tanpa adanya suatu penyebab merupakan kejadian di luar normal yang seharusnya tidak terjadi.

“Secara logika, pasti orang-orang akan paham jika diam saja, tidur, namun jantung terus berdebar, maka itu yang harus diwaspadai dan dipahami.”

“Itu yang penting dipahami oleh teman-teman,” terang dr. Bayushi Eka Putra.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA dalam tayangan YouTube Tribunnews program Sapa Dokter.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA dalam tayangan YouTube Tribunnews program Sapa Dokter. (*/tribune/tanews).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *