TimesAsiaNews.com | Padang, Sumbar – Pengurus Wilayah Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (PW-KMTI) Sumatera Barat mengadakan Upgrading pengurus untuk menjalin jiwa solidaritas antar sesama kader dan pengurus yang berlangsung di kampus STAI Yastis Padang Sumatera Barat, pada Sabtu (01/06/2024).
Upgrading berfungsi untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan dari pengurus untuk dapat menjalankan roda organisasi sesuai dengan tujuan dan arah organisasi yang jelas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, dengan agenda pada pertama dilaksanakan dengan fokus pada materi yakni arahan haluan organisasi. Selanjutnya pada hari kedua dibuka dengan sesi rapat kerja pengurus.
Peserta kegiatan upgrading dihadiri oleh seluruh pengurus KMTI Sumatera Barat yang berasal dari berbagai wilayah yang terdiri dari 19 kabupaten dan kota.

Ketua panitia Ridwan Umara Rindu Efendi mengatakan, agenda ini bertujuan untuk membawa semangat dan optimisme bergeraknya PW-KMTI Sumatera Barat yang lebih terarah dan terukur.
“Saya yakin bahwa kepengurusan ini dapat membawa organisasi ke arah yang lebih baik, dan saya berdoa semoga kepengurusan ini selalu sukses dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” kata Ridwan dalam laporannya.
Menurut Ridwan, organisasi KMTI ini harus melakukan kerja secara kolektif untuk membangunnya, agar dapat dirasakan oleh umat dan bangsa hingga ke lapisan-lapisan bawah, hal itu dimulai dengan membangun kesadaran kader KMTI PW Sumatera Barat bersama, demi melanjutkan khittah perti pada dakwah, pendidikan dan sosial.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PB KMTI Habiburahman S.Ag, MA., juga menyampaikan bahwa KMTI adalah sebagai pelopor kebangkitan para insan dan tokoh, bahkan hingga ke tokoh nasional.
Baca Juga:
Gubernur Mahyeldi: Merawat Ideologi Pancasila Sebagai Wadah Pemersatu Bangsa
“Semoga kawan-kawan PW-KMTI mampu membangun KMTI di Sumatera Barat, karena di sanalah lahirnya Perti sendiri, dan menjadi pelopor perubahan dan kemajuan di Sumatera Barat ini, serta melahirkan tokoh-tokoh dan insan akademis di masa akan datang,” pungkas Habiburahman. (rar/red)








