Walikota Minneapolis Jacob Frey Tandatangani UU Baru, Izinkan 20 Masjid Adzan Pakai Pengeras Suara

banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Warga muslim di Minneapolis, Amerika Serikat, kini dapat mendengar lantunan adzan lima kali sehari dari pengeras suara masjid-masjid di kota itu.

Walikota Minneapolis Jacob Frey telah menandatangani undang-undang baru pada 17 April 2023 silam yang mengizinkan ada 20 masjid di kota itu mengumandangkan adzan shalat lima waktu melalui pengeras suara.

Sebelumnya diketahui peraturan daerah kota itu mengenai kebisingan, melarang adzan isya dan shubuh pakai pengeras suara.

Menurut Walikota Jacob Frey, penerapan undang-undang yang baru ini berkenaan dengan inklusi dan sambutan baik terhadap semua agama.

“Ini tentang kita semua yang memiliki keyakinan atau agama, mulai dari lonceng gereja hingga tiupan shofar hingga adzan. Ini mengenai inklusi, perdamaian dan kebebasan beragama,” katanya.

Warga muslim di Minneapolis, Amerika Serikat, kini dapat mendengar lantunan adzan lima kali sehari ©sc/reel

https://www.facebook.com/reel/1049093099829687?s=yWDuG2&fs=e&mibextid=Nif5oz

Jaylani Hussein, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) cabang Minnesota, mengatakan, mengizinkan adzan dikumandangkan lima kali sehari pakai pengeras suara akan mengurangi Islamofobia dan meningkatkan pemahaman mengenai agama Islam.

“Jadi, saya melihat ini sebagai kesempatan untuk mendidik, peluang bagi orang-orang untuk melihat kami, mendengar kami, suatu kesempatan bagi mereka yang membenci kami, mungkin suatu kesempatan bagi mereka untuk terhubung dengan kami,” katanya.

“Dan karena itu, saya sangat senang karena ini terjadi, dan saya pikir ini merupakan sinyal bagus bagi kami di sini, di Minnesota,” kata Jaylani lagi.

Para tokoh muslim kota itu berharap tidak ada reaksi negatif dari masyarakat terkait adzan shubuh dan isya. Mereka mengatakan ini tidak ada bedanya dengan suara lonceng gereja.

Sedikitnya satu masjid di Minneapolis Selatan akan mengadakan pertemuan warga untuk menjelaskan peraturan baru dan memperhatikan kekhawatiran mereka. ** (voa/tanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *