TimesAsiaNews.com | Bogor, Jawa Barat – Warga Kota Bogor, masih merasakan gempa bumi pada Kamis (10/4) malam. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartarto, St, MM., mengatakan, dari analisa BMKG di Bogor menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,1.
Episenter terletak pada koordinat 6.62 LS dan 106.8 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km Tenggara Kota Bogor, Jawa Barat, dengan kedalaman 5 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” terang Hartarto secara tertulis kepada kaperwil TimesAsiaNews.com, di Bogor. Jumat (11/4/2025).
Kata Hartarto, dampak gempa bumi yang di gambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Depok dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Gempa Bumi Susulan:
Hingga pukul 22.28 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Dengan begitu, BBMKG Wilayah II Tangerang tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca Juga:
Pemko Bogor Beri Imbauan Terkait Gempa Gunung Gede: Meski Menurun Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), atau website: https://bbmkg2.bmkg.go.id/ dan https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id,. Bisa melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. **
(rachS)








