Ukir Sejarah Sepakbola, Maroko Tumbangkan Tim Matador

Olahraga, Sepakbola1083 Views
banner 468x60

TIMESASIANews.com | Maroko menoreh sejarah dalam dunia sepak bola, negara Kerajaan Barat yang memiliki garis pantai di Samudra Atlantik dan juga di Laut Mediterania itu memulangkan Spanyol yang pernah merajai Piala Dunia dan Piala Eropa [Piala Dunia FIFA 2010, Euro 2008, dan Euro 2012] secara berturut tersebut.

Dalam memperebutkan tiket untuk ke semi final, Maroko dan Portugal menjadi dua tim terakhir yang memastikan tiket ke 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2022 ini akan berjumpa. Keberhasilan ini diraih setelah kedua negara berhasil menyingkirkan lawan sulit Spanyol dan Swiss.

Maroko secara mengejutkan berhasil singkirkan Spanyol lewat drama adu penalti pada 16 besar Piala Dunia 2022. Tim Matador kalah telak 0-3 dari Maroko pada duel yang berlangsung di Education City Stadium, Selasa (6/12/2022).

Duel berlangsung ketat karena skor 0-0 bertahan dari waktu normal sampai babak tambahan. Meski Permainan keras dan penguasaan bola dipegang Spanyol itu dengan cepat dapat diimbangi Maroko, sedangkan Spanyol membuang beberapa peluang emas.

Pada babak adu penalti, Spanyol gagal total. Tiga penendang mereka Pablo Sarabia, Carlos Soler dan Sergio Busquets tak bisa eksekusi penalti.

Sedangkan Maroko sukses mencetak 3 gol lewat Sabiri, Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi. Hanya Benoun yang gagal mencetak gol dari titik putih.

Kegagalan Spanyol di Piala Dunia Qatar bertambah buruk karena Luis Enrique mengaku sudah melatih penalti sebanyak 1.000 kali saat latihan.

Meski menguasai penguasaan bola, Spanyol hanya bisa mencetak 1 tendangan ke arah gawang. Ini terburuk sejak Piala Dunia 1966.

Luis Enrique pun meratapi kegagalan Spanyol. Dia hanya bisa berandai-andai usai kekalahan ini.

“Saya yang memilih eksekutor penalti, saya pikir mereka terbaik di lapangan,” kata Enrique kepada media.

Enrique mengaku tak tahu bagaimana nasibnya sebagai pelatih Spanyol usai kegagalan di Piala Dunia. Dia menyerahkan nasibnya ke federasi.

“Pekan depan, saya akan bicarakan soal masa depan saya, sekarang bukan momen yang tepat,” ujarnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *