TimesAsiaNews.com | Malaysia – Penyanyi wanita Malaysia ini namanya bersinar di tahun 1980-an. Namun sayang, kariernya tak bertahan lama setelah ia mengalami kemalangan yang mengerikan. Ia mengalami kecelakaan bersama anaknya dan hanya dirinya yang selamat, namun kondisinya miris hingga kini.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Memang Pilu nasib seorang artis, 11 tahun hidup dalam keadaan depresi dan amnesia alias lupa ingatan. Bertahun-tahun hilang dari dunia hiburan, kondisi artis ini ternyata memilukan. Sang artis rupanya hidup dalam trauma yang berat dan menyakitkan.
Trauma itu membuat sang artis depresi hingga lupa ingatan. Berbekal suara merdu, Zaiton Sameon kerap bernyanyi di beberapa acara. Pertama kali ia bernyanyi di sebuah hotel di awal tahun 1980-an.
Dari sana-lah, suara merdu Zaiton mulai dilirik produser musik. Ia pun akhirnya melakukan rekaman pertama dengan album perdana ‘Menaruh Harapan’.
Mereka pun memberi sumbangan dengan membuat album ‘Kami Bersamamu Zaiton Sameon’.
Nama Zaiton Sameon pun semakin populer kala itu. Namun sayang, karier Zaiton Sameon tak bertahan lama setelah ia mengalami kemalangan yang ngeri. Zaiton Sameon mengalami kecelakaan di Jalan Kuala Lumpur-Ipoh dekat Batang Kali pada 21 Februari 1990 silam. Beruntung nyawa Zaiton selamat dari kecelakaan itu.
Namun putra semata wayangnya, Azirwan Abu Bakar yang saat itu berusia 13 tahun ditemukan tewas. Seorang rekannya bernama Ismail Shaari juga tewas dalam kecelakaan itu. Sontak kecelakaan itu membuat Zaiton Sameon hancur.⁰
Kesehatannya semakin memburuk.
Bahkan Zaiton sempat depresi dan mengalami gangguan emosi. Selain itu, Zaiton juga mengalami lupa ingatan hingga belasan tahun lamanya.jnb BB bb Kondisi miris Zaiton rupanya membuat rekan-rekan artis iba.
Total 11 tahun, Zaiton Sameon akhirnya bisa bangkit dari keterpurukannya.
Di tahun 2001, kondisi Zaiton mulai membaik .Sejak 33 tahun kejadian pahit itu berlalu, kini Zaiton Sameon sudah jauh lebih baik.
Namun ia belum berani kembali ke dunia hiburan. Ia juga sudah mulai kembali bernyanyi.
Meski kondisinya tidak seoptimal dulu, namun Zaiton Sameon mampu memperlihatkan dirinya bangkit. Ia merasa terharu masih ada yang peduli dan perhatian kepadanya.
Zaiton mengaku kini tak mau lagi menangis. Kini ia hanya ingin menjalani sisa hidupnya.
“Saya sangat terharu dengan perhatian orang ramai tetapi tidak boleh menangis.
Sudah tidak ada air mata lagi untuk menangis.” kata Zaiton dikutip TribunTrends.com dari Sinarharian.com, Minggu (12/3/2023). Namun di tengah semangatnya, Zaiton merasa sedih dengan ucapan salah satu teman artis.
Zaiton merasa tersinggung sata artis tersebut melarangnya untuk bernyanyi lagi. Zaiton mengaku dirinya masih bisa bernyanyi bahkan mengaji.
“Ada individu yang membawa mulut memberitahu penganjur bahawa saya kini sudah tidak boleh menyanyi dan dikatakan ‘lalok’.
“Saya masih lagi boleh menyanyi, mengingati lirik, malah mengaji pun masih boleh membaca dengan tajwid yang betul,” katanya lagi. (*/tribune/tanews).








