TimesAsiaNews.com | Kepulauan Riau – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Forum Jurnalis Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Kepri Tahun 2024, diadakan di Hotel Aston Batam, Senin (18/3/2024).
Dihadiri ASN BKKBN Kepri, Penyuluh KB, Satgas stunting, Forum Generasi Berencana dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta Jurnalis dari berbagai media massa seperti media online, media TV, elektronik dan media cetak se-Kepulauan Riau.
Kepala BKKBN Kepri Rohina hadir memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 Wib, hingga pukul 18.00 Wib tersebut, dengan menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya.

Rohina mengatakan pentingnya insan jurnalistik sebagai salah satu mitra strategis BKKBN yang dapat menjadi salah satu garda terdepan dan mitra dalam memberikan atau menyebarluaskan informasi percepatan penurunan prevalensi terkait stunting dan lainnya.
“Program Bangga Kencana dan penurunan stunting itu harus banyak mengedukasi masyarakat dan harus banyak yang terlibat. Tanpa keterlibatan media massa program itu tidak akan tersampaikan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan semakin akrabnya masyarakat dengan digitalisasi, maka akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang percepatan penurunan stunting, penerapan pola asuh yang baik hingga cara mengatasi stunting.
“Melalui kegiatan ini kami ingin teman-teman fungsional dan satgas di BKKBN bisa menulis juga dengan baik secara narasi maupun bentuknya, sehingga perlu ada kolaborasi antara BKKBN dan media,” ujar Rohina.
Baca juga:
Sementara itu Ketua Tim Kerja Hubalila, AKIE dan Kehumasan BKKBN Dewita Sari menyampaikan dalam laporannya bahwa Forum Jurnalis Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kepulauan Riau diselenggarakan secara hybrid.
“Mitra media massa yang hadir sebanyak 20 jurnalis dan yang secara daring sebanyak 10 jurnalis. Selain itu kegiatan ini juga diikuti langsung oleh16 penyuluh KB Kota Batam, 2 Satgas Stunting dan 21 orang pegawai BKKBN Kepri,” jelas Dewita.
Dewita berharap forum ini dapat Membangun media relations untuk memperoleh opini publik yang positif dalam menginformasikan Program Bangga Kencana khususnya dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting.
“Salah satu hasil yang diharapkan adalah tersampaikannya informasi mengenai isu-isu Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), khususnya dalam Percepatan Penurunan Stunting kepada media massa dan masyarakat Kepulauan Riau,” jelas Dewita Sari yang akrab disapa Neneng.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten, diantaranya Widyaiswara Ahli Madya Perwakilan BKKBN Kepulauan Riau, Sakiman Hidayat Ansanoor, dengan materi, “Pengenalan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kepulauan Riau.”
Kemudian Tenaga Ahli Media Center BKKBN RI, Sandjojo Rahardjo yang menyampaikan materi secara hybrid, dengan tema, “Strategi Menulis di Media terkait Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.” Serta menghadirkan narasumber Sastrawan Indonesia, Raudal Tanjung Banua yang membagikan, “Strategi Menulis dari Kacamata Sastra.”

Di penghujung kegiatan dibentuk Forum Jurnalis Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Kepulauan Riau, yang langsung dikoordinir oleh Tim Hubungan Kerja Antar Lembaga, Advokasi KIE dan Kehumasan BKKBN Kepri. (red)














