TIMESASIANews.com | Batam – Bukit Daeng kembali telan korban. Dua pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal dunia usai alami kecelakaan tunggal, tepatnya di turunan Jalan Letjen Suprapto, Bukit Daeng, Muka kuning, Batam, Kepulauan Riau.
Motor yang dikendarai kedua korban kehilangan kendali dan menabrak sebuah pohon.
Sebelumnya, pada Sabtu dini hari (17/12) sekira pukul 01.00 WIB, telah beredar kabar di Whatsapp Group (WaG) lakalantas yang terjadi di jalan turunan Bukit Daeng, Tembesi.
Kabar tersebut menyatakan:
Telah terjadi laka lantas di daerah turunan tembesi daeng batuaji.
Korban : 2 orang laki”
Alamat : sesuai gambar (KTP)
Keluarga korban belum tidak/belum diketahui.
Korban sekarang ada di RSBP Sekupang (kamar jenazah).
Mohon disebarluaskan agar bisa diketahui keberadaan korban oleh anggota keluarganya.
Terima kasih…


“Kejadian sekitar pukul 01.00 Wib, Pasca kecelakaan tim Unit Gakum Polresta langsung mengevakuasi keduanya ke Rumah Sakit BP Batam. Pengendara dan yang dibonceng meninggal dunia,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang Iptu Victor Hutahaean. Sabtu (17/12).
Kronologi kecelakaan itu terjadi bermula dari kedua korban tengah berboncengan dari arah Muka Kuning menuju Batu Aji. Saat akan turunan di Bukit Daeng, motor yang mereka gunakan hilang kendali.
Kedua pria itu meninggal di tempat, keduanya berinisial D (30) dan A (29), mereka menggunakan motor Honda Beat Street. Tim juga langsung melakukan olah TKP,” ujarnya.
“Insiden itu masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta,” tambahnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor agar saat mengendarai sepeda motornya selalu berhati-hati, tidak ugal-ugalan dan memperhatikan rambu lalu lintas. Ia juga meminta agar pengendara selalu menggunakan alat keselamatan seperti helm agar mengurangi resiko akibat kecelakaan.
“Tetap berhati-hati untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain serta memastikan kendaraannya dalam kondisi prima mulai dari mesin, rem dan lain-lain. Selalu berhati-hati Karena ada orang tersayang yang menunggu kita di rumah,” ujarnya. (**_red)








