TimesAsiaNews.com | Malaysia – Kantor kepolisian Diraja Malaysia, di Ulu Tiram, Johor, diserang, dari kejadian tersebut, terdapat tiga orang tewas, termasuk dua petugas kepolisian, terjadi pada Jumat (17/5) dini hari.
Ketua Polisi Negara (KPN) IG Tan Sri Razaruddin Husain dalam jumpa pers daring dari Johor mengatakan, penyerangan tersebut terjadi ketika sepasang pria dan wanita mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan penganiayaan yang terjadi dua tahun lalu.
Seorang pria lainnya kemudian masuk dari bagian belakang kantor polisi itu dengan sepeda motor dan menyerang petugas serta merebut senjata api.
Setelah itu, terjadi baku tembak, dua petugas tewas terkena tembakan. Tersangka penyerangan juga tewas setelah ditembak petugas lainnya.
Menurut Razaruddin, tersangka adalah anak dari seorang anggota Jemaah Islamiyah di Ulu Tiram.
Dua orang pelapor penganiayaan lalu ditangkap. Menurut polisi, tidak logis jika kasus itu dilaporkan dua tahun kemudian.
Baca Juga:
Delapan Nelayan Natuna Ditangkap di Perairan Malaysia, Pemrov Kepri Siapkan Bantuan Hukum
Polisi juga telah menggerebek rumah tersangka dan menangkap lima orang kerabatnya yang berusia 19–62 tahun.
Menurut Razaruddin, tersangka telah melakukan persiapan sebelum menyerang kantor polisi itu. Saat kejadian dia menggunakan tameng berupa tas berisi seng, kertas dan kain. **(antara/tanews)








