TimesAsiaNews.com | Batam – Tukar ganti (Sign-on, sign- off) Kru Kapal Uniexpress 21 oleh perusahaan agen Kapal PT. TSJ kepada Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Bintang Sembilan-Sembilan Persada (BSSP) Batu Ampar Batam ditenggarai menyalahi aturan.
Hal ini dikatakan dari narasumber inisial JE kepada awak media, yang dilansir pada Jum’at (10/2/2023) di Batu Ampar.
Menurutnya kapal jenis Crewboat berbendera Thailand, dengan jumlah 7 orang kru kapal, berkisar dua bulan di pelabuhan Batam sudah 3 kali gonta-ganti kru kapal.
Perekrutan kru kapal tentu ada mekanisme dan aturan, hal ini untuk memberi jaminan hak dan kewajiban kru kapal saat bekerja diatas kapal asing.
Dikatakannya sesuai aturan tukar ganti kru kapal melalui permintaan owner kapal kepada perusahan agen kapal dan dibuat secara tertulis, kalau ini gonta-ganti kru kapal dipaksakan turun sehingga dapat diduga ada permainan agen kapal dengan Kepala Pos (KaPos) Syahbandar Batu Ampar,” sebutnya.
Dijelaskannya, pertama ada 7 (tujuh) orang asing berkebangsaan Latvia turun kapal dan diganti 7 orang kru warga negara Indonesia dan baru sebulan kerja sudah diturunkan lagi semua dari kapal, dan sekarang naik lagi 7 orang lagi kru ke atas kapal.
“Timbul persoalan agen dan Kapos Syahbandar menurunkan kru berkebangsaan asing dimana gaji dan tiket pulang ke negara asal belum selesai,” jelasnya.
Menurutnya persoalan ini perlu perhatian kepala KSOP khusus Batam.
“Saya harap kepala KSOP Khusus Batam melihat persoalan ini dan tunda Surat persetujuan Berlayar (SPB) karena 7 kru kapal WNI mau berlayar ke Nigeria, dan mereka tidak mengantongi agreement dan perjanjian kerja Laut,” ungkapya.
Rencana kapal berangkat dari Batam tujuan Nigeria dengan jarak tempuh berkisar 14 hari, kru kapal khususnya chief enggenering (kepala kamar mesin/kkm) apakah sudah mengenal mesin dan peralatan navigasi kapal Uniexpress 21.
KaPos Syahbandar kawasan Batu Ampar Batam Joko Wiwoho saat dihubungi awak media pada Selasa mengatakan sign – on Sign off kru kapal Uniexpress 21 dilakukan karena permintaan agen kapal.
“Sesuai prosedur, agen kapal mengajukan sign-on, sigh-off kru kapal atas permintaan owner kapal, untuk jumlah kru diatas kapal Uniexkpress 21 ada 7 orang berkebangsaan Indonesia,” sebutnya.
Sedangkan Direktur agen kapal PT. TSJ Anggi saat dihubungi awak media tidak menampik perusahaannya ditunjuk owner mengageni kapal Uniexspress 21.
Lebih lanjut saat dikonfirmasi terkait proses pergantian kru kapal tersebut tidak mau memberi keterangan dan berdalih lagi sibuk kerja, “Saya lagi sibuk bekerja ini urgen nanti saya hubungi kembali,” pungkasnya. (bin/tanews)








