Kisah Iman Dirompak dan Dibuang ke Laut, Diselamatkan Ikan Hingga Vietnam

Maritim, Peristiwa2216 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Kepulauan Natuna – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Bahagia Natuna bernama Raden Bambang Firman Alamsyah alias Iman, hilang di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Iman kemudian baru ditemukan di negara tetangga Vietnam setelah empat hari.

Melansir kumparan, Iman menceritakan kisahnya. Semua bermula pada dini hari tanggal 7 Januari lalu. Iman saat itu sedang terlelap di kapal tempatnya bertugas. Kapal Iman itu merupakan kapal penangkap ikan di Perairan Natuna.

“Saya kerja di Perairan Natuna, kerja di kapal rawai. Pas kapal saya lagi melabuh, sekira jam 1 malam. Saat itu Saya ingin mencari HP saya yang hilang. Karena tidak menemukan, Saya balik tidur, dan saat itu seperti kena bius,” ujar Iman, Jumat (27/1).

“Bangun-bangun, saya sudah di kapal asing itu. Saya bangun dan sadar, saya sudah dipindah ke kapal asing. Kapal saya seperti dirompak begitu. Saya diikat, HP saya diambil, saya tanya namanya siapa. Dia seperti orang asing, tidak bisa bahasa Indonesia,” sambungnya.

Di kapal asing itu, Iman dipukul, diikat, lalu dibuang kelaut, diberikan pelampung dan rakit. Sejak saat itu, ia terombang-ambing di lautan dan memakan makanan seadanya yang didapat.

“Saya di laut 3 hari 3 malam. Kena hantam ombak, hancur pelampung saya. Ada kayu, saya pindah bertahan di kayu itu. Saya bertahan 4 hari,” tutur Iman.

“Pas laut lagi tenang, ada ikan terbang muncul ke muka saya. Ada sekitar 1000 ekor ikan terbang itu. Badan saya ditabrak-tabrak dan luka-luka. Saya tangkap 1 akhirnya, untuk dimakan mentah-mentah. Itu rasanya menangis saya. Tapi tidak ada makanan lagi, hanya itu yang ada,” sambungnya.

Selama di lautan, Iman mengaku sempat tenggelam hingga 30 meter di bawah permukaan laut. Ia bercerita diselamatkan oleh ikan yang membantunya kembali ke permukaan.

“Seperti ada yang tolong saya dari dasar laut. Seperti ada yang dorong saya langsung ke atas air. Seperti ikan lumba-lumba begitu. Awalnya air berombak, pas saya dinaikkan ke atas langsung tenang airnya. Seperti ditolong ikan,” katanya.

Perjalanan Iman di lautan berakhir saat ia ditemukan di laut Vietnam pada 11 Januari, berjarak 700 kilometer dari titik hilangnya. Ia ditolong oleh nelayan lokal dan dirawat di kapal nelayan itu selama 2 hari. Iman dalam kondisi pingsan dan dibantu oleh nelayan Vietnam hingga sadar.

“Lalu saya dibawa ke (daratan) Vietnam. Sampai Vietnam tanggal 13. Saya dibawa dan dijemput oleh pasukan khusus Vietnam dan dibawa ke Kodim Vietnam. Di sanalah saya bertahan hidup. Dikasih makan, ditanyakan bagaimana bisa jatuh, dan saya ceritakan,” katanya.

Kini, Iman telah dipulangkan ke Indonesia. Ia kembali berkumpul bersama saudaranya di Karimun, Kepulauan Riau. Ia mengaku sangat bersyukur bisa kembali bersua keluarganya.

“Anugerah dan mukjizat-Nya. Doa-doa keluarga dari sini juga membantu,” tutup Iman. (**)

Kump/tanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *