TimesAsiaNews.com | Batam – Masa Kampanye pada Pilwako Batam 2024 semakin semarak. Masing-masing pasangan calon walikota dan wakil walikota Batam mengutarakan visi dan misi untuk membawa Kota Batam lebih maju.
Pasangan Amsakar-Li Claudia berkampanye di bilangan KBC, Batam Kota. Di waktu bersamaan, di kecamatan yang sama pasangan Nuryanto-Hardi dengan akronim NADI juga mengadakan acara bersama para alim ulama, ibu-ibu BKMT dan organisasi masyarakat serta kepemudaan, bertempat di MB2, Kecamatan Batam Kota. Kamis (31/10/2024).
Kampanye pasangan Nuryanto-Hardi (NADI) yang bertempat di Lt 3 Mall Botania 2 tersebut dihadiri Ustadz Abdul Somad (UAS), alim ulama se Kota Batam, tokoh masyarakat Kepri, Dato’ Huzrin Hood, pengurus dan anggota forum silaturrahmi penggerak kemakmuran masjid (Forsil PKM) Batam, Ibu-ibu pengajian BKMT, para paguyuban dan masyarakat Kota Batam.
UAS mengatakan bahwa dirinya sangat mengenal pasangan Nuryanto dan Hardi S Hood. Menurut ustadz sejuta follower ini, Nuryanto dan Hardi adalah sosok yang menyayangi dan menghargai ulama.
“Ini membuktikan kalau Pak Nuryanto biasa disapa Cak Nur, dan Bang Hardi adalah sosok yang sayang dan menghargai ulama. Ini yang menjadi salah satu dasar kita memilih beliau,” ujar UAS saat mengisi kampanye di MB2 Batam, Kamis (31/10/2024) sore.
Ustadz kondang ini juga mengakui akan ada berbagai anggapan yang negatif terhadap paslon NADI. UAS mencontohkan, ibarat kalau ada yang melempar buah mangga, artinya mangga tersebut sudah matang (masak). Begitu juga dengan pasangan Nuryanto dan Hardi S Hood, kalau ada yang melempar ejekan artinya paslon NADI sudah siap menjadi Walikota dan Wakil Walikota Batam.
“Kalau tuan shalat jumat jangan lupa bawa kain, kalau NADI sudah ada kenapa masih sama yang lain. Kalau ada caci maki, shalawatin aja,” kata UAS dengan gaya pantun.
Pada kesempatan itu, Nuryanto atau Cak Nur memaparkan visi dan misi NADI. Selain program kemudahan yang ia sebut sebagai 5M atau “Batam Mudah” yakni mudah bersekolah, mudah berusaha, mudah bekerja, mudah berobat dan mudah beribadah. Politisi PDI-P ini juga akan memberikan fasilitas yang pro dengan kepentingan utama masyarakat.
“Apa yang diperlukan masyarakat Batam, akan kita akomodir bersama NADI. Jika para ulama mendoakan dan masyarakat memberikan suaranya untuk NADI, maka kami siap untuk memimpin Kota Batam,” tegas Nuryanto.
Senada, calon wakil walikota Batam Hardi S Hood juga menegaskan bahwa dirinya bersama Nuryanto tidak sendiri. Di samping mendapat dukungan para ulama, tokoh masyarakat dan para pengurus masjid akan siap memfasilitasi seluruh masyarakat kota Batam untuk menuju kemudahan.
Baca Juga:
Paparkan Program 5M kepada Warga Mediterania Batam Kota, Hardi Disambut dengan Kompang Silaturrahmi
“Bapak dan ibu kami berdua mohon doa restu dan dukungan. Insya Allah apabila kami di amanatkan untuk menjadi wako dan wawako Batam. Insyallah kita akan jadikan Batam mudah,” pungkas mantan Senator Kepri, Hardi S Hood. *(red)










