TIMESASIANews.com | Batam – Musyawarah Besar II Forum Komunikasi Se-Jawa Timur (Mubes II Forkom Sejatim) dengan Tema “Mewujudkan Kontribusi FORKOM SEJATIM Untuk Batam Bandar Dunia Madani.” Diselenggarakan di PIH Batam Center, Kota Batam. Ahad (20/11/2022).

Dihadiri oleh Ki Lurah Punggowo, Romo Suryo Respationo, Walikota Batam yang diwakilkan kepada Sekda Kota Batam Jefridin. Dari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dihadiri oleh Kabagbin Opsnal AKBP Arozatulo Telaum Banua, Anggota DPRD Provinsi Kepri Sugiarto, Anggota DPRD Kota Batam, Aman, Mustapa dan Yanto. Mantan Gubernur Kepri Isdianto dan para Tokoh masyarakat serta Sesepuh masyarakat se-Jawa Timur di Kota Batam.
Peserta Mubes terdiri dari 3 orang utusan dari 33 Paguyuban Sejatim di Kota Batam dengan 38 wilayah di provinsi Jawa Timur, yang terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota.
Ketua Umum Forkom Sejatim Ikhwan Nasai mengatakan pada Mubes II Forkom Sejatim ini memiliki agenda untuk berkontribusi pada Kota Batam Bandar Dunia Madani
“Untuk mewujudkan rasa persaudaraan sesama Paguyuban se-Jawa Timur, dalam menjaga Kamtibmas ini kami bekerjasama dengan Polri yakni Polda Kepri, sehingga terwujud yang namanya Batam Dunia Madani,” ungkap Cak Ikhwan saat diwawancarai.
“Melahirkan para pemimpin-pemimpin yang berasal dari luar Batam yakni dari Jawa Timur, bersatu di tengah-tengah masyarakat yang heterogen di Kota Batam dengan tidak memandang suku dan agama, sehingga kontribusi-kontribusi untuk kota Batam itu sendiri bisa terwujud,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Ki Lurah Suryo Respationo bahwa Forkom Sejatim ini sebenarnya bukan hal yang baru. Tokoh Masyarakat Jawa Timur di Kota Batam ini juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan memberikan semangat kepada calon-calon ketua umum Forkom Sejatim yang terpilih nantinya agar selalu solid, dapat berkontribusi kepada masyarakat se-Paguyuban Jatim dan Kota Batam dalam menciptakan rasa persaudaraan dan Keamanan.
“Mengutip kata leluhur kita Gajah Mada bahwa Bandar Madani sudah dicetuskan dan direalisasikan pada kerajaan Majapahit, dan tentunya tetap menjaga Santri-santri atau pesan-pesan leluhur kita,” ungkap Suryo.
Suryo juga mengatakan dari atas podium, bahwa Kota Batam yang berhadapan dengan Selat Malaka ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik, karena menurut politisi senior yang pernah menerbitkan Buku Ajar Sejarah Hukum ini pemimpin itu harus menjadi ideal, “antara perkataan dan perbuatan harus sama guna terhindar dari sifat kemunafikan yang dibenci Allah SWT,” terang Suryo.
Pada Mubes II Forkom Sejatim ini memiliki 5 Agenda Sidang Pleno, yang dimulai dari pukul 09.00 Wib hingga dilanjutkan setelah ishoma (istirahat, sholat dan makan siang) dan sidang pleno lanjutan.
Diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan beberapa kata sambutan disampaikan dari Ketua Panitia Pelaksana Mubes II Sunardi, Ketua Umum Forkom Sejatim Ikhwan Nasai, Pembina Forkom Sejatim yang disampaikan oleh Bambang Sugiono Suroso, Tokoh Masyarakat Jawa Timur Ki Lurah Punggowo Suryo Respationo. Dilanjutkan pemaparan dari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau oleh AKBP Arozatulo Telaum Banua yang biasa disapa Aro.
Hasil Mubes II Forkom Sejatim pada Ahad (20/11) mulai pagi pukul 09.00 Wib hingga sore hari, dari 3 peserta utusan dari setiap Paguyuban Sejatim Kota Batam atau hampir 100 peserta yang mengikuti Mubes II Forkom Sejatim ini terpilih adalah Imam Tohari sebagai Ketua Umum Forkom Sejatim periode 2022-2026.
Ikuti lanjutan beritanya… (red)








