TIMESASIANews.com | Batam – Sidang Pleno Musyawarah Besar ke-2 Forum Silaturrahmi masyarakat se-Jawa Timur (Mubes II Forkom Sejatim) pada Ahad (20/11) dengan 33 Paguyuban, dari 100 peserta yang hadir, terpilih sebagai Ketua Umum Forkom Sejatim Imam Tohari periode 2022-2026.
Imam Tohari mengatakan akan bekerja semaksimal mungkin dengan selalu berkordinasi kepada seluruh anggota dari setiap Paguyuban Sejatim di Kota Batam dan berkontribusi di Kota Batam, dengan selalu mengedepankan azas musyawarah dalam mufakat bersama anggota pengurus dan Paguyuban.
Imam menyatakan akan mengadakan perubahan yang lebih baik, “kita tidak akan pernah berjalan sendiri-sendiri, karena kita harus mengikuti dinamika di Kota Batam, baik di pemerintahan dan di tengah-tengah masyarakat itu sendiri,” kata Imam saat diwawancarai pada acara Mubes II Forkom Sejatim. Ahad (20/11/2022) di PIH Batam Center, Kota Batam.
Imam saat ini adalah sebagai Penasehat sekaligus Pendiri Warga Tulung Agung Jatim hingga kini, akan menjalani seluruh kewajibannya sebagai Ketua Umum Forkom Sejatim, dari keinginan dan tujuan Paguyuban yang dipimpinnya.
“Apa keinginan dan tujuan dari seluruh Paguyuban nanti akan kita jalani agar dapat dirasakan kemaslahatannya bagi seluruh warga Paguyuban Sejatim di Kota Batam,” ungkap Imam yang pernah menjadi Lurah (2012-2017) Sei Jodoh, Kota Batam ini.
Terkait menghadapi tahun politik 2024, Imam yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam ini mengatakan bahwa, ada ruang khusus penjelasan tentang wacana Forkom Sejatim mengajukan kandidat yang akan maju pada Pemilu 2024 akan datang.
Ia tidak menampik kemungkinan itu akan dilakukan dari setiap kader Paguyuban Sejatim nantinya, hal ini menurutnya akan memberikan kontribusi yang positif untuk menghadapi tahun politik itu.
“Hal ini sangat menarik, karena nanti setiap Paguyuban wajib mengirimkan nama kadernya untuk berkompetisi di tahun 2024, tentunya kita bahas di ruang tersendiri terkait SDM dan dedikasi si calon tersebut, agar tidak terkontaminasi di dalam Forkom Sejatim ini”, ungkapnya.
Imam juga mengatakan, selain keterbukaan Forkom Sejatim menerima seluruh partai politik, setiap kader yang terbentuk atau terpilih dari setiap Paguyubannya yang akan bertarung di kancah politik nantinya jangan pernah membawa nama Paguyubannya untuk bertarung diranah politik, “seperti Pak Jokowi yang memiliki Projo namun tidak membawanya ke partai politik”, tutup Imam.
Karir Imam Tohari SH, MH.
- Pendiri dan penasehat Paguyuban Warga Tulung Agung sampai dengan sekarang,
- Wakil ketua Gerakan Pemuda Ansor sampai dengan sekarang,
- Kasat Korcab Banser kota Batam sampai dengan sekarang,
- Wakil Ketua KNPI Bidang Sosial dan Benca sampai dengan sekarang,
- Lurah Sungai Jodoh tahun 2012 sampai 2017,
- Kapala Bidang Trantibum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam tahun 2018 sampai 2021,
Dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Kota Batam. (red)








