Pembangunan Termegah Bandara Internasional di Kepri dengan Desain Burung Elang Memakan Biaya Fantastis

banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Batam – Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) akan segera merasakan dan memiliki bandara yang super megah. Pasalnya, ada rencana untuk membangun bandara termegah yang terletak di Kota Batam dengan anggaran yang fantastis.

Anggaran untuk merealisasikan bandara tersebut, mencapai angka triliunan. Jika sesuai estimasi, anggarannya mencapai Rp6,89 Triliun. Bahkan, desain dari bandara ini sudah beredar di publik dan membuat siapa saja tercengang jika melihatnya.

Desain dari bangunan bandara ini dibuat mirip seperti burung elang. Burung elang dipilih karena memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Kepri.

Memiliki desain 3 elemen utama

Elemen pertama berupa atap yang melambangkan langit-langit yang cerah. Selanjutnya, elemen kedua berupa bangunan utama yang melambangkan tanah masyarakat yang penuh dengan budaya.

Pada elemen kedua inilah tergambar jelas bentuk burung elang yang gagah terbang di udara. Sementara elemen ketiga berupa kanopi yang merepresentasikan keindahan alam salah satu daerah di Kepulauan Riau. Secara keseluruhan, desain elang dipilih karena menjadi simbol pelindung masyarakat.

Dengan adanya bandara yang futuristik ini, diharapkan akan memberikan dampak yang positif. Mulai dari bertambahnya rute penerbangan internasional, hingga geliat ekonomi.

Guna untuk merealisasikannya, pemerintah daerah setempat menganggarkan biaya hingga triliunan rupiah.

Sebenarnya, desain ini merupakan rancangan terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim Batam (BTH). Maka, desainnya dibuat seperti burung elang yang merupakan simbol dari BP Batam.

Desain terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim ini menyimbolkan Batam secara keseluruhan.

Dilansir timesasianews.com, mengutip jatimnetwork.com, dari laman bpbatam.go.id, pembangunan terminal 2 ini selaras dengan pembangunan gedung VVIP.

Diharapkan, kedua bangunan ini selesai tepat waktu sehingga biaya yang dikeluarkan tidak membengkak.

Pada akhir Juli 2023, Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam menyebut pembangunannya sudah mencapai 95 persen.

“Itulah pembangunan bandara termegah di Kepulauan Riau yang desainnya berbentuk burung elang,” ungkapnya. (jn/tanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *