Penanganan Sampah di Pemalang Tak Kunjung Usai, Ketum IKMAL Sambangi Petugas Kebersihan; Beri Motivasi dan Bingkisan

Regional, Sosial2343 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Pemalang, Jawa Tengah – Ditengah kisruh penanganan sampah yang hingga kini belum juga usai, H. Abdul Halim, SE., Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL) menyambangi petugas kebersihan. Dirinya memberikan motivasi, perhatian serta bingkisan kepada petugas yang selalu aktif membersihkan lingkungan di wilayah setempat.

Tokoh yang juga salah satu kandidat terkuat dalam Pilkada Pemalang ini mengatakan, jika masalah sampah memang belum terselesaikan. Menurutnya masalah sampah, tidak hanya menjadi pekerjaan Pemkab saja, akan tetapi menjadi bagian semua unsur masyarakat, untuk berkomitmen hidup sehat dengan saling memikirkan pengelolaan sampah secara bersama.

“Persoalan penanganan sampah merupakan produk dari masing-masing rumah tangga dan lingkungan. Jadi seharusnya setiap individu juga ikut mengatasi masalahnya, paling tidak dengan mengemas sampah ketika akan dibuang di TPA (tempat pembuangan akhir) sehingga memudahkan untuk cepat diangkut,” tuturnya.

Peliknya masalah sampah di kabupaten Pemalang, masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Daerah setempat, hingga saat terkait tempat pembuangan akhir sampah belum menemukan titik terang di mana lokasi TPA akan di tetapkan.

“Mumpung ada waktu senggang, pada hari ini kita sambangi beberapa petugas atau para pekerja pengangkut sampah untuk kita berikan sedikit bingkisan dan rezeki. Biar mereka tambah semangat,” kata Abdul Halim. Ahad (30/6/2024).

Terpisah, Muhammad Kusnadi (50) Seorang pengemudi dari dinas lingkungan hidup, merasa bersyukur pada saat permasalahan sampah tak kunjung selesai, ada perhatian dari Ketua Ikatan Masyarakat Pemalang.

“Contoh yang baik, Ketua IKMAL disaat kondisi masih belum kondusif beliau datang mengunjungi kami para petugas kebersihan di TPS,” ucap Kusnadi.

“Alhamdulillah beliau memberikan kami sedikit bantuan kepada para pekerja pengangkut sampah disini (TPS Kebondalem),” ungkapnya.

Diketahui tempat pembuangan akhir sampah di kabupaten Pemalang masih belum menemukan pengganti TPA pegongsoran yang telah tutup, beberapa kali mendapatkan penolakan dari Warga, terkait pembangunan TPA baru, seperti di Desa Purana kecamatan Bantarbolang dan baru-baru ini pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Surajaya Kecamatan Pemalang Kota juga mendapat penolakan dari warga setempat. **(alw/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *