TIMESASIANews.com | Batam – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Aman S.Pd, MM., menutup Pelatihan Keterampilan Kuliner Pemberdayaan Perempuan Sesi II, yang bertema, “Melalui pelatihan keterampilan kuliner kita ciptakan perempuan cerdas, tangguh, dan berkualitas,” kepada puluhan peserta. Diselenggarakan di De Vienna Hotel, La Roux Ball Room floor 11, Kota Batam. Selasa (15/11/2022).
Hadir pada acara penutupan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Aman S.Pd, MM., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan yang di wakili oleh Roy Handy R sekaligus sebagai ketua panitia, Chef Mahyuni, serta dipandu oleh pembawa acara Rizki Maulana.
Aman menyampaikan pesan kepada seluruh peserta pelatihan, agar ilmu yang didapatkan selama 2 hari ini dapat di praktekkan di rumah, sekaligus jadikan usaha dalam rangka membantu meningkatkan ekonomi keluarga.
Beberapa peserta yang hadir dari perumahan di kecamatan Lubuk Baja seperti Tanjung Uma. Dari kecamatan Batam Kota, Marcellia, Legenda, Hang Kasturi, Villa Hang Lekir, Cendana, Bida Asri Dua, Bida Garden, Bida Karisma, Kapital Regency, Modena, Bukit Raya, Bandara Mas, Golden View. “untuk yang belum mengikuti Insya Allah bisa mengikuti tahun depan,” pungkas Aman.
Lanjut Aman, “Agar tidak lupa dengan SETIA yang diartikan Selalu Tetap Ingin Aman,” ungkapnya, disambut meriah oleh seluruh peserta yang kompak secara bersamaan.
“Panglima Melayu Namanya Hang Jebat, Bersama Sang Raja duduk bersila, Ibu-ibu semuanya memanglah hebat, Mengingkatkan Ekonomi keluarga dapat pahala,” tandas Aman membubuhi dengan pantun.
Aman juga mengingatkan selama 2 hari, 4 menu sudah dikuasai, tinggal dipraktekkan dirumah agar bisa dijadikan usaha kuliner, “karena jika ilmu disimpan tidak diamalkan, ibarat pohon yang rindang tidak berbuah,” urainya dalam filosofi, sekaligus menutup sesi pelatihan tersebut.

Disisi lain Roy Handy R, selaku ketua Panita mengucapkan terimakasih kepada Wakil Ketua Komisi-IV DPRD Kota Batam Aman yang telah mensupport kegiatan ini dengan dana POKIR nya, sehingga dapat terlaksana dengan baik, jangan lupa SETIA (selalu tetap ingin aman),
“Mendapatkan ilmu, bisa membuka usaha kuliner, dan bisa memulai usaha di rumah, jadi lakukan dan praktekkan jika 1 menu bisa bernilai Rp300.000,- maka untuk 4 menu dapat menghasilkan Rp1.200.000.- dan ini dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” tandas Roy.

Selanjutnya Chef Mahyuni menyampaikan bahwa seluruh peserta pelatihan kuliner sangat luar biasa, mampu mengelola bahan menjadi makanan khas daerah Brownies dan Redvelved, ditambah lagi dua menu makanan khas Italy yakni Pizza, dan Fruit Cake.
“Yang sangat luar biasa para peserta mampu membuat 4 menu dengan cita rasa yang memuaskan, karena sudah mengenal bahan-bahannya tinggal menggabungkan sekaligus mempraktekkannya,” tambahnya. (Is)








