Peristiwa Kecelakaan Ambulans vs Mobil di Tol Paspro, 2 Jenazah Berbalut Kafan Terpental Keluar

Peristiwa, Regional1152 Views
banner 468x60

TimesAsiaNewscom | Pasuruan – Lagi-lagi kecelakaan terjadi antara ambulans dengan mobil Volkswagen terjadi di Tol Pasuruhan-Probolinggo atau Tol Paspro KM 833, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo.

Saat kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (20/4/2023) kemarin. Akibat kecelakaan tersebut, dua jenazah yang berada di dalam ambulans sampai terpental keluar.

Dua jenazah berselimut kain kafan yang diangkut ambulans tersebut terbujur di tepi jalan tol. Dalam video itu pula, warga yang merekam berkata jika jenazah itu terjatuh atau keluar dari ambulans gara-gara tabrakan tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Iptu Kumoro mengatakan, kecelakaan yang melibatkan ambulans dan mobil Volkswagen terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (20/4/2023).

Kecelakaan itu, bermula ketika ambulans yang disopiri Mochammad Fahmi baru saja keluar dari rest area menuju jalan arteri Tol Paspro, arah barat ke timur.

Tiba-tiba dari belakang muncul mobil Volkswagen lantas menabrak ambulans. Mobil Volkswagen dikemudikan oleh Abdul Kadir.

“Karena jarak yang dekat, ambulans tertabrak mobil itu dari belakang,” katanya.

Kumoro menyebut, ambulans itu berisi sopir, seorang awak, jenazah dan dua orang. Dua orang yang berada di ambulans merupakan keluarga dari almarhumah, yakni anak dan suami.

©Mobil ambulans tampak ringsek setelah bertabrakan dengan mobil Volkswagen di Tol Paspro (istimewa)

“Sedangkan di mobil Volkswagen hanya ada seorang sopir saja, saat ini dalam perawatan di RSUD Dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Sopir Volkswagen selamat dengan luka lecet di jari saja,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini. Termasuk juga kebenaran apakah jenazah yang berada di dalam ambulans terpental keluar akibat benturan.

“Ambulans tersebut berangkat dari Mojokerto menuju Jember,” pungkasnya.

Kecelakaan Maut Lamongan Jatim Kemarin Sore, Mobil vs Kereta Api, Bapak dan Anak 7 Tahun Tewas

Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan maut di Plalangan Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (18/4/2023) sore ini melibatkan mobil dan kereta api.

Bagaimana kabar lengkap mengenai kecelakaan maut mobil vs kereta api di Lamongan Jawa TImur ini?

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 2 orang tewas. Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya. Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Tak hanya merusak mobil dan menyebabkan dua korban tewas, kecelakaan mobil vs kereta di perlintasan tanpa palang pintu, di Plalangan Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (18/4/2023) juga membuat lokomotif kereta api rusak dan harus diganti dengan lokomotif pengganti.

Proses perbaikan darurat di bagian depan bawah hingga bisa melanjutkan perjalanan memakan waktu sekitar 60 menit.

Yang berarti ada keterlambatan perjalanan selama satu jam.

Manajer Humas PT KAI Daop VIII Surabaya, Luqman Arif saat dikonfirmasi terpisah membenarkan peristiwa kereta api tertemper mobil Sedan Timor nopol S 1649 PK di Lamongan tersebut.

Luqman Arif mengatakan, kereta yang mengalami kecelakaan adalah KA Jayabaya relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen.

Kereta tertemper mobil di perlintasan tak terjaga km 185+2/3 antara Stasiun Lamongan-Stasiun Surabayan pada pukul 15.03 WIB.

“Benar. Pada Selasa KA Jayabaya relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen tertemper mobil di perlintasan tak terjaga km 185+2/3 antara Stasiun Lamongan-Stasiun Surabayan,” kata Luqman Arif.

Akibat kejadian tersebut, lokomotif KA Jayabaya mengalami kerusakan dan diganti dengan lokomotif pengganti dari Depo Surabaya Pasar Turi. Akibatnya terjadi keterlambatan KA Jayabaya usai kecelakaan.

©2 jenazah terpental keluar setelah ambulan tabrakan dengan mobil volkswagen (istimewa/Surya.co.id)

“Akibat kejadian tersebut, lokomotif KA Jayabaya mengalami kerusakan dan diganti dengan lokomotif pengganti dari Depo Surabaya Pasar Turi,” ungkapnya.

Sementara itu, ayah dan anak asal Gang Kalianyar, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan, meninggal akibat kecelakaan mobil vs kereta di Lamongan.

Mereka adalah Anwar (48) dan anaknya, ASW (7). Sedangkan mobil yang dikendarai korban mengalami rusak parah tak berbentuk.

Banyaknya warga yang ingin melihat lokasi kejadian membuat arus lalu lintas di jalan nasional Lamongan-Turi mengalami kemacetan.

KBO Lantas, Iptu Fifin Yuli S dan Kanit Turjawali, Ipda Endro Widodo didampingi anggota harus mengurai kemacetan. (*/tribune/tanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *