Taiwan Keluarkan Peringatan Suhu Tertinggi Capai 38 C di Bagian Selatan

Asia2512 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Taiwan – Badan Cuaca Pusat (CWA) pada Sabtu (22/6) kemarin telah mengeluarkan peringatan cuaca panas di 16 kabupaten dan kota, dengan suhu tertinggi diperkirakan akan mencapai 38 C di beberapa bagian Taiwan selatan.

Pada pukul 12:55 waktu setempat, CWA mengeluarkan peringatan panas berwarna oranye untuk Kabupaten Yunlin dan Kabupaten Pingtung, yang memperkirakan suhu tertinggi di kedua wilayah itu mencapai 38 C. CWA juga mengeluarkan peringatan oranye untuk wilayah Taipei, New Taipei, Kabupaten Changhua, Kabupaten Nantou, Tainan, dan Kaohsiung, tiga hari berturut-turut dengan cuaca 36 C.

Sedangkan di wilayah Keelung, Taoyuan, Kabupaten Hsinchu, Kabupaten Miaoli, Taichung, Chiayi, Kabupaten Chiayi, dan Kabupaten Hualien, CWA mengeluarkan peringatan panas berwarna kuning, yang diperkirakan suhu di wilayah tersebut juga akan mencapai 36 derajat Celcius.

Pada pukul 10:30 waktu setempat, biro cuaca Taiwan mengamati bahwa stasiun cuaca di lingkungan Shezi di Taipei mencatat suhu tertinggi 38,5 C. Pada pukul 12:05, suhu tertinggi 38 C tercatat di Kotapraja Dounan di Kabupaten Yunlin.

Peramal cuaca CWA Chao Hung, yang dikutip oleh timesasianews.com, dari ETtoday, Ahad (23/6) mengatakan, sebagian besar langit akan berawan hingga cerah, dengan potensi badai petir di sore hari karena panas. Daerah pegunungan mungkin akan mengalami hujan lebat secara tiba-tiba, dengan curah hujan yang signifikan diperkirakan akan terjadi di wilayah Taipei Raya dan daerah dataran rendah tengah.

Chao mengatakan, pada malam hari, badai petir, pada sore hari akan berangsur-angsur berkurang. Karena angin barat daya dan pertemuan angin laut dan darat, mungkin akan terjadi hujan singkat atau badai petir di sepanjang wilayah pesisir Taiwan tengah dan selatan, serta Taiwan tenggara pada malam hari.

Chao mengatakan hujan sore di Greater Taipei dan Taiwan tengah mungkin meluas hingga ke dataran. Pada Senin dan Selasa (24-25 Juni), Chao memperkirakan intensitas sistem tekanan tinggi di Pasifik akan sedikit melemah sehingga menyebabkan hujan lebat di sore hari.

Baca Juga:

Kembali dari COMPUTEX 2024 Taiwan, Delegasi APTIKNAS Sukses Jalankan Misi

Sementara di wilayah Qijin, Kaohsiung suhu panas yang terasa sangat menyengat bagi kalangan pekerja galangan kapal. Seorang anak buah kapal (ABK) asal Jawa Barat, Indonesia, Albinur sangat merasakan cuaca yang signifikan dari wilayah asalnya.

Ia hampir merasakan hidrasi karena suhu di lokasi Qijin, tempat kapalnya diperbaiki sudah mencapai 36 C. Dirinya yang pertama sekali bekerja di kapal Kargo wilayah Taiwan ini sangat merasakan cuaca ekstrem yang melanda Taiwan tersebut.

“Sangat berbeda kita bekerja di wilayah Indonesia dan di sini (Taiwan). Di Indonesia walau musim panas tetap ada pulau-pulau yang selalu mendinginkan, di sini benar-benar menguras fisik kita terkait cuaca panas begini,” pungkas Albi kepada timesasianews.com,. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *