Tim KPK Geledah Kantor ESDM, Menteri Arifin: Kita Ikuti Proses yang Berlangsung

Berita, Hukum1456 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengetahui bahwa kementeriannya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Senin (27/3/2023).

Dan penggeledahan itu dilakukan tepatnya di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta Pusat dan Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara (Minerba) di Jalan Prof Dr Soepomo, Menteng Dalam, Jakarta Selatan.

“Ya benar lagi diselesaikan (penggeledahan),” kata Arifin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2023). Arifin membenarkan penggeledahan tersebut terkait dugaan korupsi tunjangan kinerja (Tukin).

“Ada dugaan iya (Tukin) , tapi membenarkan korupsinya tidak. Kita ikutin aja proses yang berlangsung,” kata Arifin.

Arifin pun meminta semua pihak untuk menunggu dan menghargai proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK.

“Ya nanti nunggu keterangan dari KPK,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik KPK juga menggeledah dua lokasi sekaligus yakni, Kantor Kementerian ESDM di Jakpus dan Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara (Minerba) di Jalan Prof Dr Soepomo, Menteng Dalam, Jakarta Selatan.

KPK Usut Dugaan Korupsi Potongan Tukin di Kementerian ESDM, Rugikan Negara Puluhan Miliar Penggeledahan tersebut, terkait penyidikan kasus baru oleh KPK.

Kasus tersebut berkaitan dengan pemotongan tunjangan kinerja (tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian ESDM yang merugikan negara puluhan miliar.

“Ini terkait tadi pemotongan tunjangan tukin sejauh ini kerugian negara kisaran puluhan miliar ya,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin 27 Maret 2023

KPK telah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan ditingkatkannya kasus ini dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Kata Ali, tersangka dalam kasus ini lebih dari satu orang. Sayangnya, Ali enggan membeberkan jumlah pasti tersangkanya.

“Yang ESDM kami pastikan tersangkanya lebih dari satu orang,” ucap Ali.

KPK juga belum membeberkan identitas para tersangka dalam kasus ini. Pun demikian konstruksi perkaranya. Sebab, KPK masih mencari bukti tambahan berkaitan dengan kasus ini. (*/okezone/tanews).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *