Ada 5 Keunggulan Chrome OS, Sistem Operasi Laptop Garapan Google

banner 468x60

TimesAsiaNews.com |Sain – Chrome OS merupakan salah satu sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat laptop.

Sistem operasi garapan Google ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 silam, sebagaimana dihimpun dari laman acerid.com.

Pangsa pasar perangkat laptop dengan sistem operasi Windows dan macOS yang masif tidak menyurutkan ‘nyali’ Google untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sistem operasi ini.

Terbukti dengan pemakaian sistem operasi Chrome OS pada perangkat Chromebook yang kian digemari oleh pengguna.

Dihimpun oleh tim Tribunshopping.com dari androbuntu.com pada Sabtu (18/3/2023), Chromebook alias perangkat laptop yang mengadopsi sistem operasi Chrome OS sangat populer digunakan untuk kegiatan pendidikan di Amerika.

Hal tersebut karena sistem operasi yang berbasis Gentoo Linux ini memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya karena harga perangkat laptop yang mengadopsinya jauh relatif lebih murah.

Tidak hanya itu saja, perangkat laptop yang ingin mengadopsi sistem operasi besutan Google ini juga tidak perlu memiliki spesifikasi yang terlalu tinggi.

Lebih lengkapnya, langsung saja simak 5 keunggulan dari Chrome OS yang sudah Tribunshopping.com rangkuman dari beberapa sumber berikut.

  1. Antarmuka Tampilan yang Sederhana
©Ilustrasi antarmuka Chrome OS pada perangkat laptop convertible (gadgetsquad.id)

Salah satu keunggulan dari Chrome OS yang tampak mata adalah sistem operasi ini hadir dengan antarmuka atau User Interface (UI) sederhana.

Hal tersebut karena kehadiran sistem operasi ini hanya dibekali dengan sejumlah komponen yang dibutuhkan untuk penjelajahan laman web.

Meskipun begitu, bukan berarti laptop dengan sistem operasi Chrome OS hanya bisa digunakan untuk internetan saja.

Chromebook atau laptop dengan Chrome OS juga bisa digunakan layaknya perangkat komputasi lain seperti mengolah kata dan angka hingga aktivitas hiburan. Namun, antarmuka yang diusung oleh sistem operasi besutan Google ini tidak sekompleks yang lain.

Dengan hal itu, pengguna dapat lebih mudah menemukan aplikasi yang dibutuhkan melalui menu yang telah tersedia.

  1. Ringan Sehingga Proses Booting Cepat
©Ilustrasi pengguna sedang memakai laptop Chromebook dengan sistem operasi Chrome OS (asus.com)

Seperti yang telah disebutkan, hadirnya Chrome OS hanya dibekali dengan komponen yang mampu memaksimalkan pengalaman penjelajahan web. Oleh karena itu, sistem operasi garapan Google ini terbilang ringan dalam pemakaian hariannya.

Lantaran tidak terlalu berat, proses booting atau pembacaan sistem pada saat perangkat dinyalakan pun dapat lebih cepat.

Dilansir dari laman acerid.com, proses booting dan shutdown perangkat dengan sistem operasi Chrome OS hanya seperti mematikan dan menyalakan televisi. Itu artinya perangkat tidak membutuhkan waktu lama untuk memuat sistem operasi yang ada.

Dengan hal tersebut, pengguna tidak perlu menunggu lama ketika ingin memakai ataupun mematikan perangkat laptopnya.

  1. Tidak mudah terpapar virus
©Ilustrasi Pendeteksian Virus dan Malware pada Laptop (unsplash.com)

Tidak mudah disangkal, perangkat yang menggunakan sistem operasi Windows sering menjadi sasaran empuk pelaku tindak kejahatan dalam jaringan.

Salah satunya dengan menyebarkan virus atau malware melalui internet untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Hal tersebut akan sulit ditemui pada perangkat laptop dengan sistem operasi Chrome OS.

Pasalnya, Google akan senantiasa memperbarui aspek keamanan pada perangkat yang mengadopsi sistem operasinya selama terhubung dengan koneksi internet.

Oleh karena itu, Chrome OS dinilai memiliki aspek keamanan yang baik sehingga tidak mudah terpapas virus yang hanya mengurangi kenyamanan pakai pengguna.Tidak hanya itu saja, pada sistem operasi ini juga terdapat fitur verified boot.

Dengan fitur tersebut, Chrome OS akan melakukan pemeriksaan keamanan setiap kali perangkat melakukan booting atau pembacaan sistem operasi.

Selagi perangkat dengan sistem operasi Chrome OS terhubung dengan internet, aspek keamanan akan diperbarui secara otomatis.

  1. Mendukung Aplikasi Android dan Linux
©Ilustrasi sejumlah aplikasi dan antarmuka Chrome OS yang nampak mirip dengan sistem operasi Android (asus.com)

Perlu diingat, Chrome OS merupakan sistem operasi besutan Google pada laptop yang disandarkan pada Gentoo Linux.

Wajar apabila sejumlah aplikasi yang mendukung ekosistem Linux juga dapat dijalan pada perangkat dengan sistem operasi ini.

Tidak hanya itu saja, sistem operasi besutan Google yang nampak mirip dengan Android ini juga menggunakan kernel Linux. Perangkat yang mengadopsi sistem operasi Chrome OS tentu juga bisa familiar dengan sejumlah aplikasi Android yang dapat dipasang melalui Google Play Store.

Sebut saja salah satunya seperti Google Docs, Slides, dan Sheets, aplikasi pengolah kata dan angka yang serupa dengan Microsoft Office.

Memang perangkat laptop dengan Chrome OS mungkin akan kesulitan dalam mengakses aplikasi lain layaknya pada Windows ataupun macOS.

Namun, sejumlah developer atau pengembang saat ini sudah mulai menghadirkan software aplikasi untuk mempermudah pemakaian Chromebook alias laptop dengan sistem operasi Chrome OS.

Jadi jangan takut perangkat laptop tidak bisa digunakan karena sudah banyak aplikasi open-source alias terbuka yang ditujukan untuk sejumlah kebutuhan pengguna.

  1. Harga Perangkat dengan Chrome OS Murah
©Ilustrasi produk laptop Chromebook garapan ASUS dengan sistem operasi Chrome OS (tokopedia.com)

Chrome OS datang dengan permintaan spesifikasi atau system requirements yang terbilang tidak ‘neko-neko’ untuk perangkat yang ingin mengadopsinya.

Terbukti dengan pemakaiannya yang ringan dan antarmuka pengguna yang sederhana, sistem operasi garapan Google ini tidak akan menyusahkan produsen laptop.

Hal tersebut juga berdampak pada proses produksi perangkat laptop yang tidak membutuhkan biaya besar. Oleh karena itu, perangkat laptop dengan sistem operasi Chrome OS umumnya dibanderol dengan harga yang jauh relatif lebih murah.

Walaupun seperti itu, ada sejumlah produk laptop dengan Chrome OS yang ditawarkan dengan spesifikasi tinggi serta harga yang juga lebih tinggi. Chrome OS bisa menjadi salah satu alternatif sistem operasi yang ringan dan mudah digunakan oleh pengguna.

Jika hanya untuk kebutuhan pendidikan dan komputasi dasar harian, sistem operasi garapan Google ini bisa dijadikan pilihan terbaik. Namun semua itu kembali pada kebutuhan pengguna dalam memakai perangkat laptopnya. (*/tribune/tanews).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *