Begini Respon MUI Garuda Belum Akomodir Aturan Pramugari Boleh Berjilbab

Informasi, Islam1203 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com |Jakarta – Salah satu anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meminta PT Garuda Indonesia memperbolehkan pramugari menggunakan jilbab. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kaget mengetahui Garuda belum mengakomodir aturan pramugari boleh mengenakan jilbab.

“Terus terang saya terkejut juga kalau PT Garuda Indonesia belum mengakomodir aturan bagi pramugari yang memakai jilbab secara permanen. Semestinya sebagai badan usaha milik negara (BUMN), PT Garuda harus tunduk dan patuh kepada ketentuan konstitusi,” kata Waketum MUI Anwar Abbas kepada wartawan, Sabtu (4/2/2023).

Penjelasan Anwar Abbas, di dalam konstitusi dan UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 dan 2 sudah jelas dinyatakan dengan tegas bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Serta, negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

“Jadi Garuda semestinya menghormati kebebasan bagi setiap pemeluk agama terutama dari agama-agama yang diakui di negara ini untuk memakai pakaian sesuai dengan ketentuan dari ajaran agama dan kepercayaan yang mereka ikuti,” ujar Anwar Abbas.

©istimewa

Sebagai BUMN, menurut Anwar Abbas, Garuda harus hadir untuk menjamin tegaknya kemerdekaan setiap orang untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah serta memakai busana sesuai dengan ketentuan yang ada dalam agamanya dan kepercayaannya itu.

“Dan kalau PT Garuda berbuat di luar itu maka berarti pihak manajemen PT Garuda belum Paham dan belum mengerti dengan baik tentang isi dan amanat yang ada dalam konstitusi dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi di negeri ini,” imbuhnya.

Polemik Pramugari Dilarang Berjilbab
Andre Rosiade sebelumnya mengapresiasi jajaran direksi dan manajemen PT Garuda Indonesia yang terus mencatatkan perbaikan kinerja. Di samping itu, Andre meminta Garuda memperbolehkan pramugarinya menggunakan jilbab.

©istimewa

“Kami mengapresiasi kinerja jajaran direksi dan manajemen dan seluruh karyawan Garuda yang telah bekerja keras dan berjuang bersama seluruh stakeholders yang ada,” kata Andre dalam rapat dengar pendapat Komisi VI dengan Dirut PT Garuda Indonesia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Andre menilai kinerja PT Garuda Indonesia hingga mampu bangkit dari kebangkrutan merupakan hasil kolaborasi banyak pihak termasuk Fraksi Gerindra. Dia menyebut, sejak awal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menginstruksikan kader-kadernya di DPR untuk bekerja keras menyelamatkan Garuda Indonesia.

PT Garuda Indonesia melakukan diskusi intensif bersama stakeholder terkait mengenai kesiapan penggunaan jilbab bagi seragam pramugari. Mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat, Garuda Indonesia pada prinsipnya tidak melarang penggunaan jilbab bagi pramugari.

Garuda Indonesia berkomitmen saat ini membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan diskusi soal penggunaan jilbab pramugari ini secara cermat dan bijak.

“Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari.” ucapnya

Lanjut Irfan mengatakan diskusi terus kami intensifkan, mengingat hal ini perlu disikapi secara cermat dan bijak, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety namun utamanya juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab.

“Dalam kesiapannya pramugari sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service,” tutup Irfan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/2). (*asianews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *