Dua Perusahaan Besar di Korsel ini Bantu Bangun Kembali Sektor Maritim AS

Asia, Industri, Maritim1940 Dilihat
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Korea Selatan – Dua perusahaan ternama pembuat kapal di Korea Selatan (Korsel), HD Hyundai dan Hanwha Ocean Co., akan menawarkan untuk membantu meningkatkan industri pembuatan kapal dan infrastruktur pelabuhan Amerika Serikat (AS).

Melansir gCaptain (16/5), perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer, langsung bertemu dengan CEO kedua perusahaan Chung Ki-sun dan Kim Hee-cheul, pada saat bersamaan dengan pertemuan tingkat menteri di Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

“Kami sangat menghargai komitmen Amerika Serikat untuk membangun kembali industri pembuatan kapalnya. HD Hyundai sepenuhnya siap dan bersedia memberikan kontribusi di mana pun keahlian kami dibutuhkan,” kata Chung.

CEO Hanwha, Kim, mengungkapkan hal yang serupa. “Hanwha Ocean bermaksud untuk melangkah lebih jauh dari sekadar transfer teknologi dan pengembangan infrastruktur produksi untuk menjadi mitra strategis dalam merevitalisasi industri pembuatan kapal AS,” ungkapnya.

Diketahui pada tahun lalu, perusahaan tersebut menjadi trading dan top berita ketika mengakuisisi Philly Shipyard seharga $100 juta, yang pertama bagi pembuat kapal Korea Selatan di pasar AS.

Korea Selatan dapat menjadi sekutu utama dalam upaya AS untuk mengatasi ketergantungan pada teknologi dan kapasitas pembuatan kapal China. Saat ini sekitar 80 persen derek yang beroperasi di pelabuhan AS diproduksi di Tiongkok.

Keinginan tersebut dimulai pada pemerintahan Presiden Biden, saat ingin mengganti infrastruktur penting, dengan kedua produsen di Finlandia (Konecranes) dan Jepang (Mitsui) juga menawarkan untuk menyediakan peralatan “buatan AS.”

Baca Juga:

Rozikin Imbau Pengemudi Ojol pada Aksi 20 Mei: Jangan Korbankan Penghasilan dan Keselamatan Demi Agenda Politik Elit

Satu sisi Presiden Trump juga menyarankan tarif 100% pada derek Tiongkok untuk membantu mempercepat penghentian bertahap, meskipun para ahli industri perkapalan berpendapat bahwa perlu setidaknya satu dekade untuk menyediakan pengganti buatan AS. Saat ini tidak ada produsen derek kapal-ke-pantai AS. Asosiasi Otoritas Pelabuhan Amerika juga menentang pajak yang diusulkan. **

(gCapt/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *