TimesAsiaNews.com | Untuk ketiga kalinya sejak tahun 2019, setelah kontraksi yang hampir pasti, ekonomi Hong Kong kembali lebih kuat tahun ini dan bahkan mungkin tumbuh lebih cepat daripada pusat keuangan saingan mereka Singapura dalam satu dekade bahkan lebih.
Mengutip The Straits Times, pada Senin (9/1) yang dilansir timesasianews.com, pendapat dari pengamat ekonom memperkiraan untuk Hong Kong tahun ini tumbuh cepat atas pembukaan kembali jalur dengan China daratan dan dari seluruh dunia. Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap 12 ekonom pekan lalu adalah pertumbuhan 3,3 persen untuk 2023, lebih tinggi dari perkiraan 2,7 persen dalam survei terhadap 25 pendapat ekonom pada November.
Tanggapan Analis juga menjadi lebih optimis karena Hong Kong mencabut pembatasan atas Covid-19 dan ini akan memberikan akses pembebasan setiap orang untuk melintasi perbatasan daratan lagi.
Diketahui China Daratan pada hari Ahad (8/1) kemarin juga sudah mengakhiri karantina bagi pendatang, hal ini semakin membuat perjalanan lintas negara semakin padat.
Pembebasan pasca pandemi ini menjadikan masuknya kembali pendatang dan akan menjadi kabar baik bagi penduduk kota yang memulai kembali bisnis yang telah dirugikan oleh penutupan tersebut dari perusahaan hotel dan katering hingga perusahaan investasi dan manajemen kekayaan.
Dengan pembukaan kembali perbatasan daratan, sejauh ini, pejabat setempat menerapkan batas 60.000 orang per hari. Tetapi laju pemulihan ekonomi yang bertahap tersebut, dapat memberi jalan untuk memperkuatnya dalam enam bulan terakhir tahun ini.
“Kami melihat Hong Kong berbelok, tetapi efek nyata kemungkinan baru akan terlihat pada pertengahan tahun 2023,” kata Heron Lim, seorang ekonom di Moody’s Analytics.
Dia mengharapkan produk domestik bruto Hong Kong tumbuh 3,8 persen tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan November 3,2 persen. Mr Lim melihat pertumbuhan triwulanan mencapai 7,7 persen pada periode Oktober hingga Desember.
Disamping itu negara Singapura juga sudah membebaskan pembatasan jalur dari China Daratan, termasuk negara dari Hong Kong. Saat ini juga Hong Kong membutuhkan akan kembali meraih kemenangan pemulihan ekonomi pasca pandemi.














