Isu Politik Terhadap AS, Kanada Jadikan Piala Dunia 2026 Simbol Persatuan

Olahraga, World828 Dilihat
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Word Cup  – Pertama kalinya bagi Kanada menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, di sisi lain, ajang perhelatan olah raga akbar empat tahunan itu bukan cuma tentang menggelar pertandingan sepak bola di atas rumput hijau.

Melihat dinamika global yang saat ini rumit, turnamen dunia ini menjadi momentum emas bagi Kanada untuk menunjukkan jati dirinya yang inklusif sekaligus membedakan diri dari Amerika Serikat (AS).

Suasana turnamen di AS terbilang kompleks akibat isu geopolitik. Ketegangan hubungan AS dengan Iran dan kebijakan pembatasan perjalanan era Presiden Donald Trump membayangi atmosfer kompetisi piala dunia 2026 ini.

Sebaliknya, Kanada menawarkan atmosfer yang jauh lebih ramah dan terbuka. Presiden Canada Soccer Peter Augruso mengatakan sepak bola menjadi bahasa universal yang menyatukan semua orang tanpa memandang asal-usulnya.

“Keberagaman tidak melemahkan kita, justru menguatkan kita,” ujar Augruso, dilansir AP News. Kamis (11/6/2026).

Menurut Augruso, di dunia yang terpecah belah, Kanada membuktikan bahwa perbedaan bukanlah tantangan yang harus diatasi, melainkan simbol persatuan yang harus dirayakan.

Meski diselimuti antusiasme, penyelenggaraan ini tidak luput dari kritik domestik.

Berdasarkan laporan lembaga pengawas pemerintah, perhelatan ini diperkirakan menelan biaya fantastis hingga USD 1 miliar yang dibebankan pada anggaran pemerintah federal dan lokal.

Masyarakat juga mengkhawatirkan lonjakan biaya hidup selama turnamen dan dampak sosialnya terhadap komunitas yang terpinggirkan. Namun, bagi sebagian besar warga, ini harga yang sepadan untuk panggung pembuktian Kanada di mata dunia.

Baca Juga:

HARRIS Barelang Batam Hadirkan Rangkaian Program Wellness dan Liburan Keluarga Sepanjang Juni 2026

Toronto dan Vancouver akan menjadi saksi sejarah dengan menggelar total 13 pertandingan.

Sebagai tim tuan rumah, Kanada tergabung dalam Grup B dan akan memainkan seluruh laga fase grup di kandang sendiri.

Setelah laga pembuka melawan Bosnia dan Herzegovina di Toronto, tim akan bertolak ke Vancouver untuk menghadapi Qatar pada 18 Juni dan Swiss pada 24 Juni mendatang. **(gp/tans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *