TimesAsiaNews.com | Lampung – Jadi berita Viral gara-gara berani mengkritik pemerintahan Lampung, Bima Yudho Saputro mengungkap cerita masa lalunya.
Bahkan saat ini viral seindonesia, Bima Yudho mengaku pernah juga disorot saat masih duduk di bangku SMA.
Ya, Bima Yudho juga sempat jadi bahan perbincangan satu sekolah beberapa tahun lalu.
Apa penyebab pemuda asal Lampung itu tenar di sekolah?
Untuk diketahui, Bima Yudho viral karena membeberkan kebobrokan yang ada di Lampung.
Gara-gara kritikan tersebut Bima Yudho sampai dilaporkan ke polisi oleh advokat Ginda Ansori.
Tak cuma itu, Bima juga mengaku orangtuanya sampai mendapat intimidasi dari Gubernur Lampung hingga kepolisian.
Hal tersebut membuat Bima yang kini menetap di Australia pun tak tenang.
Namun, Bima Yudho tetap menyikapi sorotan kepadanya dengan tenang.
Mahasiswa Macquarie University Sydney itu pun bercerita tentang kisah hidupnya yang tak mudah.
Bak terbiasa jadi perbincangan, Bima Yudho mengaku pernah viral di sekolahnya beberapa tahun lalu.
Pemuda 20 tahun itu menyebut dirinya memang dikenal sebagai siswa kritis.
Bahkan saat masih SMA, Bima Yudho pernah mengkritisi kebijakan sekolah yang tak sesuai dengan keinginannya.
“Gue inget banget zaman SMA aja gue udah jadi tukang kritik. Lu pada inget enggak sih zaman dulu kita sering keluar dari jam kelas, apa namanya, subjek lintas minat,” ungkap Bima Yudho dilansir TribunnewsBogor.com dari laman Instagram-nya @awbimax, Minggu (16/4/2023).
Diakui Bima, saat itu dirinya tidak suka dipaksa belajar bidang yang tak diminatinya.
Terlebih mata pelajaran lintas jurusan tersebut tidak disupport dengan guru yang mumpuni.
Alhasil alih-alih masuk kelas, Bima memilih untuk bolos dan pergi ke kosannya.
“Lintas paksa, gue engga ada yang minat. Gue anak IPA, gue disuruh milih ekonomi atau geografi. Aduh, gurunya kagak bisa ngajar. Gue ambil geografi kan, ekonomi gue enggak mau ngitungin duit orang debit kredit. Gue pulang ke kosan, karena kosan gue belakang sekolah gue, orang pada ngumpul,” akui Bima.
Gara-gara hal tersebut, Bima pun nekat mengirim surat ke kepala sekolahnya.
Namun bukannya ditindaklanjuti, surat dari Bima tersebut justru tersebar di kalangan guru.
Hal itu membuat Bima Yudho jadi bahan pergunjingan guru-guru.
“Gue dulu pernah ngirim surat terbuka ke kepala sekolah bahwa gue enggak mau masuk jam lintas paksa waktu gue kelas 12, gue udah eneg, belajar batu-batuan, terus gurunya enggak pernah masuk, ngasih tugas doang, tiba-tiba nanya, enggak jelas kata gue,” kata Bima.
Karena peristiwa itu, Bima pun dikenal satu sekolah.
“Gue udah kirim surat, eh gue digibahin doang sama guru-guru, dibahas enggak, enggak ditindaklanjuti, enggak diurusin, yang ada digibahin doang. Tenar gue satu sekolah. Sekarang se-Indonesia,” imbuh Bima Yudho.
Profil Bima Yudho
Kini makin dikenal hingga kalangan Menteri dan anggota DPR, sosok Bima Yudho disorot.
Bima Yudho awalnya dikenal sebagai konten kreator di TikTok.
Bima sering membagikan aktivitasnya dalam menyelesaikan pendidikan di luar negeri.
Terkait identitas, Bima Yudho berasal dari Desa Raman Utara Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Saat ini, Bima Yudho tengah melanjutkan pendidikan tingginya di sebuah kampus yang berlokasi di Australia.
Sebelumnya, Bima Yudho Saputro telah berhasil menyelesaikan program Diploma Teknologi Informasi, Ilmu Komputer dan Inovasi Digital di Universitas UCSI di Negeri Jiran, Malaysia.
Kemudian, Bima menempuh pendidikan di Sidney dan akan melanjutkan pendidikan jenjang S1 pada bulan Juli 2023.
Kendati Bima telah beberapa kali menempuh pendidikan di luar negeri, Bima bukanlah penerima beasiswa LPDP.
Dalam kontennya, Bima mengakui bahwa hampir seluruh biaya kuliahnya dibiayai oleh sang ibu, Sri.
Ibunda Bima sehari-hari bekerja sebagai pengusaha beras dan bahan-bahan pokok lainnya.
Sementara ayah Bima bernama Juli adalah seorang PNS di Lampung Timur. (*/tribune/tanews)








