TimesAsiaNews.Com | Batam – Terkadang menabung dianggap sebagai hal yang sulit bagi kita yang berpenghasilan pas-pasan. Besar kecilnya pendapatan atau gaji yang diterima pun bahkan terasa selalu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Mengapa hal ini terjadi, karena pola gaya hidup yang boros dan konsumtif serta selalu merasa tidak puas atas segala keinginan. Padahal, asal kita bisa menahan diri untuk tidak berperilaku konsumtif, maka kita dapat menyisihkan uang untuk ditabung.
Padahal kalau kita mau sedikit pengorbanan hari ini, seperti mengurangi keinginan berbelanja dan nongkrong di kafe, tanpa sadar kegiatan menabung ini sangat bermanfaat.
Dengan memiliki perencanaan keuangan mulai dari sekarang, maka di masa depan, uang yang telah kita kumpulkan dapat dipakai untuk berbagai macam kebutuhan dan keinginan yang lebih besar, seperti menyiapkan dana pendidikan anak, berlibur ke luar negeri, membeli mobil, memulai bisnis, atau menyiapkan dana pensiun.
Berikut beberapa tips yang ringan yang bisa dilakukan tapi cukup efektif agar kita merasa ringan untuk mulai menabung. Simak ulasannya :
- Sisihkan Rp5.000 setiap hari
Lakukan kebiasaan menabung dengan jumlah yang kecil dahulu sehingga tidak terasa bila kita mengurangi porsi pengeluaran kita. Misalnya, kita bisa menyisihkan uang Rp5.000 hingga 10.000 per hari. Anggap saja kita tidak jajan makan kecil setiap hari.
Uang tersebut jika dikumpulkan dalam satu bulan bisa mencapai Rp150.000 hingga Rp300.000. Tanpa disadari, dalam satu tahun uang kita bisa terkumpul Rp1,8 juta hingga Rp3,6 juta.
Tentunya jumlah tersebut cukup lumayan untuk ditabung dibandingkan dengan menggunakan uang tersebut hanya untuk jajan.
- Buat tabungan rencana (auto-debet)
Saat ini sudah ada fasilitas tabungan auto-debet di berbagai bank yang dapat kita gunakan dalam mendisiplinkan diri untuk menabung secara rutin.
Fasilitas auto-debet ini adalah fasilitas yang tersedia di bank untuk melakukan pendebetan/pemotongan langsung dari rekening nasabah sesuai dengan izin nasabah dan kemudian dana pendebetan disimpan dalam tabungan yang terencana untuk waktu tertentu, misalnya saja dalam jangka waktu 3 tahun.
Tidak hanya untuk menabung, saat ini juga telah tersedia fasilitas untuk auto-debet reksadana. Dengan fasilitas ini, kita dapat menabung sekaligus berinvestasi sehingga kita bisa mendapatkan potensi keuntungan lebih besar bila dibandingkan hanya menabung biasa di bank.
Fasilitas auto-debet reksa dana ini tersedia pada perusahaan manajer investasi pengelola produk reksa dana yang bersangkutan atau agen – agen penjual reksadana seperti Marketplace Investasi Bareksa
Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.
Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.
- Periksa lagi segala bentuk pengeluaran
Salah satu bentuk pengeluaran yang bisa dikurangi adalah nongkrong di kafe. Bagi kalangan anak muda, biasanya kegiatan minum kopi di kafe sudah menjadi gaya hidup. Hal ini bila sering dilakukan tentunya akan menguras kantong kita lebih dalam.
Mari kita hitung, bila secangkir kopi dihargai Rp50.000 dan kita membelinya di kafe sepekan sekali, kita bisa menghabiskan uang sekitar Rp2,4 juta per tahun hanya untuk minum kopi.
Kita bisa menyiasati kegiatan minum kopi di kafe ini dengan minum kopi di rumah sambil menonton TV atau duduk di teras depan rumah. Dengan begitu, budget kebiasaan minum kopi di kafe ini bisa kita alokasikan untuk menabung dan berinvestasi.
- Kurangi belanja yang tidak diperlukan
Untuk kegiatan belanja ini, biasanya kaum hawa sulit menahan diri. Tak jarang kita membeli baju setiap bulan dan tidak hanya satu buah. Padahal, baju yang ada di dalam lemari masih banyak dan layak untuk dipakai.
Solusinya, batasi budget untuk belanja secara bulanan sehingga kita tetap masih bisa memenuhi hasrat tetapi tidak menguras kantong. Akhirnya, kita memiliki ruang untuk menabung yang nantinya dapat digunakan untuk keperluan yang lebih bermanfaat.
Itulah beberapa cara agar kita dapat menghindari dari pola hidup yang konsumtif dan gemar untuk menyisihkan uang untuk menabung. (*/red)














