Presiden PFA Palestina, Mengecam Pasukan Israel menembak Gas Airmata di Pertandingan Final Abu Ammar Cup

Berita, Sepakbola1049 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews | Palestina – Presiden Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub mengecam tindakan pasukan Israel setelah menembak gas air mata pada pertandingan Final Abu Ammar Cup, Kamis (30/3/2023).

Akhirnya pertandingan di Stadion Internasional Faisal Al Husseini harus dihentikan kurang lebih selama satu jam akibat insiden tersebut.

Presiden PFA Palestina Jibril Rajoub menegaskan penembakan gas air mata menjadi bukti kejahatan dari pendudukan Israel di Palestina. Kronologi berawal mulai malam hari pasukan Israel menerobos masuk ke dalam stadion.

Penyerbuan tersebut diakhiri dengan penembakan gas air mata disekujur lapangan. Tembakan tersebut mengarah kepada pemain di lapangan dan tribun penoton. Para penoton sedikit menghindari dari terpaan gas air mata.

Namun semua pihak tampak bersikukuh bertahan di dalam stadion. Dikabarkan melalui WAFA News, terdapat beberapa pemain dan penonton yang lemas setelah menghirup gas air mata.

Salah satu korban dari insiden tersebut ialah mantan pemain Persib Bandung, Mohammed Rashid. Perlu diketahui setelah meninggalkan Maung Bandung pada musim lalu, Rashid kini memperkuat Jabal Al-Mukaber.

Rashid yang musim ini membela Jabal Al-Mukaber berhasil membawa timnya menuju partai final. Melalui penampilannya mampu membawa Jabal Al-Mukaber menang 3-1 atas Shabab Al-Am’ari di partai final.

Nasib naas Mohammed Rashid harus mengangkat Piala di tengah kibaran gas air mata. Melalui akun instagram resminya @moerashid95, turut menitipkan pesan untuk sepak bola Indonesia.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah mendoakan sepak bola Indonesia supaya lebih makmur.

“Alhamdulillah di bulan yang sama saya membantu tim memenangkan final Piala dan liga. Trofi ini untuk Indonesia, semoga Allah memberkati kalian dan insyaallah sepak bola di Indonesia akan makmur dan menjadi yang terbaik.” Ucap Ras 98

Kalian semua pantas mendapatkan yang terbaik! Terima kasih atas semua cintanya. Aku akan terus berdoa untukmu,” tulis Rashid dalam sepenggal caption. Bagi Presiden Sepak Bola Palestina, penyerang tersebut bermaksud untuk mengancam nyawa para pemain.

“serangan terencana yang dimaksudkan untuk membahayakan nyawa rakyat kami dan nyawa para pemain kami, noda di dahi pendudukan,” ujar Jibril Rajoub dilansir melalui WAFA News, Jumat (31/3/2023).

Jibril Rajoub akan menggalang simpati seluruh dunia untuk menunjukan pratik terorisme terhadap olahraga Palestina.

“akan menjangkau seluruh dunia, termasuk Asosiasi Sepak Bola Asia dan Internasional, untuk mengakhiri praktik terorisme terhadap olahraga dan atlet Palestina,” tambahnya.

Penyerangan pada Final Abu Ammar Cup merupakan bukti kejahatan Israel kepada sepak bola Palestina.

“Bukti kejahatan pendudukan Israel terhadap rakyat kami. Kami percaya bahwa bukti ini dapat menjadi dasar untuk menghadapi kejahatan pendudukan terhadap rakyat kami dan terhadap olahraga oleh para neo-Nazi ini,” tutup Rajoub. (*/tribun/tanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *