TimesAsiaNews.com | Malaysia – Seperti orang bijak berkata, apabila satu pintu rezeki tertutup, pasti akan terbuka pintu yang lainnya.
Dilansir dari Tribunenews Kamis (23/02/2023), mantan pramugari Nurhafaniza Yusuf, menceritakan kisahnya.
Begitulah prinsip hidup mantan pramugari asal Malaysia bernama Nurhafaniza Yusuf atau akrab disapa Niza. Niza merupakan mantan pramugari Malaysia Airlines (MAS).
Niza banyak mengoleksi foto dirinya ketika melawat ke berbagai belahan dunia. Hal itu pula yang membuat Niza bangga pada profesinya sebagai pramugari.
Namun semua berubah di tahun 2016.
Reformasi struktur perusahaan membuat Niza dan 6000 pekerja lain diberhentikan dari MAS. Kehilangan pekerjaan, Niza sempat merasa hidupnya bak diujung tanduk. Tapi ia enggan menyerah begitu saja.
Niza memberanikan diri untuk pulang ke kampung halaman lalu melanjutkan profesi ibunya sebagai penjual ayam potong.
“Saya percaya apa yang terjadi selalu ada hikmahnya.
Ketika kehilangan pekerjaan itu saya sempat stres hingga sakit stroke ringan. Saya lalu memutuskan pulang ke kampung halaman.

Niza pun mulai berjualan ayam di pasar itu, profesi yang jauh berbeda dari pekerjaannya sebagai pramugari. Meski demikian, ilmu yang ia dapat selama menjadi pramugari ternyata masih dapat digunakan.
Ibu saya sudah 30 tahun lebih berjualan ayam di Pasar Siti Khadijah, Kelantan. Setelah saya diberhentikan dari MAS, saya mengambil alih lapak milik ibu,” ungkap Niza.
Niza pernah mengangkasa bersama MAS selama 13 tahun lamanya. Semasa menjadi pramugari, Niza telah bepergian keliling dunia lantaran tugasnya melayani di pesawat.
Satu di antaranya adalah cara menghadapi pelanggan. Sebagai pramugari, Niza tentu banyak mempelajari soal bahasa tubuh ketika berhadapan dengan orang lain.
Niza juga mahir membuat orang merasa nyaman berada di dekatnya. Ilmu-ilmu itu masih ia pakai meski kini sudah jadi penjual ayam.
Niza memperlakukan pembelinya seperti ia memperlakukan penumpang pesawat. Lantaran hal ini, lapak ayam milik ibu Niza semakin ramai dari hari ke hari.
Tak hanya itu, Niza juga tetap memperhatikan penampilan walau kini berkutat dengan pasar. Setiap berjualan, Niza tak lupa memoles makeup tipis di wajahnya. (*/tribune/tanews).








