Taiwan Ingatkan Kualitas Udara Memburuk pada Musim Liburan

Asia, Kesehatan1817 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Taipei – Memasuki musim liburan mendatang, Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV) Taiwan memberi peringatan, pada Rabu (2/4), terkait kualitas udara mengalami penurunan. Disebabkan liburan Pembersihan Makam, sebuah festival tradisional saat keluarga mengunjungi makam leluhur mereka.

Sistem pemantauan lingkungan bersama dinas terkait negara itu memperkirakan dan mengidentifikasi ozon sebagai penyebab utama Polutan, seperti peringatan oranye (kurang baik dan sensitif, red) atau merah (tidak sehat) sepanjang liburan. Hal tersebut terus diingatkan hingga hari ini, Kamis (3/4/2025).

Situasi kualitas udara diproyeksikan memburuk dari Jumat hingga Senin, karena kondisi meteorologi dapat berubah. Angin timur juga akan memengaruhi kemampuan penyebaran polusi di seluruh Taiwan barat, sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi partikulat (PM2.5), juga partikel mikroskopis yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan jika terhirup.

Pejabat lingkungan memperingatkan bahwa sebagian besar wilayah akan menampilkan peringatan oranye selama periode ini, sementara wilayah tertentu mungkin untuk sementara waktu meningkat ke tingkat peringatan merah yang lebih serius.

Namun pada Selasa akan datang, menurut Prakiraan cuaca memperkirakan akan terjadi curah hujan, sehingga dapat membantu membersihkan atmosfer melalui proses presipitasi alami, sehingga dapat meningkatkan kualitas udara di wilayah yang terkena dampak.

Menanggapi penurunan kualitas udara yang akan terjadi, Kementerian Lingkungan Hidup telah mengaktifkan protokol tanggap darurat, dengan menerbitkan pemberitahuan awal kepada biro lingkungan setempat di seluruh wilayah yang terkena dampak.

Para pejabat telah mengarahkan otoritas kabupaten dan kota untuk menerapkan strategi mitigasi yang komprehensif, seperti: meningkatkan peralatan pengendalian polusi di fasilitas industri besar, mengintensifkan inspeksi kendaraan bertenaga diesel dan kendaraan tua di daerah dengan lalu lintas tinggi, dan menerapkan langkah-langkah perlindungan air di zona yang rentan terhadap kontaminasi debu sungai.

Baca Juga:

Ramadhan 2025 di Taiwan, Ketetapan Awal Puasa dan Sejarah Islam di Negeri Formosa

Imbauan kesehatan ini juga mendesak warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama periode kualitas udara yang buruk dan meminta untuk menggunakan masker saat di luar ruangan. Di samping itu, otoritas lingkungan terus memantau kondisi atmosfer, juga menekankan pentingnya kesadaran publik dan kepatuhan terhadap langkah-langkah perlindungan selama masa liburan. **

(tvbs/tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *