Hari Susu Nusantara ke-18, DPN Ajukan Enam Usulan Kepada Pemerintah

Nasional, Opini1067 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Jakarta – Delapan belas tahun sudah Hari Susu Nusantara (HSN) diperingati sejak ditetapkan pada tahun 2008. Salah satu tujuan penetapan HSN tanggal 1 Juni adalah antara lain, mendorong pertumbuhan peternakan sapi perah rakyat dan meningkatkan konsumsi susu segar.

Namun demikian sampai saat ini ketika Hari Susu Nusantara ke 18 diperingati, apa yang menjadi tujuan belum terlihat secara signifikan, ujar Teguh Boediyana, selaku Ketua Dewan Persusuan Nasional (DPN) dalam keterangan pers di Jakarta, Ahad (31/5/2026).

Menurutnya, produksi susu segar dalam negeri masih sekitar 20 persen dari kebutuhan nasional. Populasi sapi perah juga masih pada kisaran 600 ribu ekor dan rata-rata pemilikan sapi perah rakyat masih sekitar 2-4 ekor.

Menyambut HSN ke-18 ini dan melihat kenyataan yang ada dalam industri persuan di Negara kita saat ini. DPN mengusulkan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hal sebagai berikut:

Pertama; mendirikan usaha peternakan sapi perah khususnya peternakan sapi perah rakyat menjadi bagian yang diprioritaskan dalam program swasembada pangan.

Kedua;  Pemerintah segera menerbitkan peraturanan sedikit-kurangnya dalam bentuk Instruksi Presiden sebagai payung hukum untuk mempercepat perkembangan peternakan sapi perah rakyat yang diyakini dapat berperan besar untuk menciptakan lapangan kerja terutama untuk generasi muda serta swasembada susu.

Ketiga; Memberikan kesempatan kepada peternak sapi perah rakyat dapat menikmati nilai tambah dari susu segar yang mereka produksi.

Sejauh ini susu segar yang dihasilkan peternak sapi perah rakyat hanya sebagai bahan baku Industri Pengolahan Susu (IPS) dan nilai tambah serta keuntungan dari susu segar menjadi berbagai produk susu yang tidak ikut dinikmati para peternak. Perlu ada keberanian politik dari pemerintah agar peternak sapi perah dapat lebih sejahtera.

Baca Juga :

Terkait Penambangan, PT Tridaya Group Sosialisasikan Pra Produksi Pasir Darat

Keempat; dengan berkembangnya investasi peternakan sapi perah skala besar direncanakan agar terjadi kemitraan yang ideal dengan peternak sapi perah rakyat. Sekurang-kurangnya 20 persen sapi perah skala besar diplasmakan kepada peternak sapi perah rakyat

Kelima; Hilirisasi usaha peternakan sapi perah rakyat perlu dilakukan sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keenam; Dengan pertimbangan harga sapi perah impor sangat tinggi, maka perlu adanya subsidi atas harga sapi perah impor untuk peternak sapi perah dalam upaya meningkatkan skala pemilikan sapi dari para peternak. ***

( Lasman Simanjuntak )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *