Ketua PWI Jaya Apresiasi Luar Biasa saat Ultah Suratkabar Dialog Ke-28 dan Website HarianDialog Ke-14 Tahun

Regional, Sosial1129 Dilihat
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Jakarta – Ketua Persatuan Wartawan Infonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta atau PWI Jaya Kesit Budi Handoyo menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk Suratkabar Dialog yang telah mencapai usia 28 tahun dan website www.hariandialog.co.id, yang genap berusia 14 tahun.

“Di tengah persaingan media massa yang makin masif disertai teknologi multimedia yang kian canggih, suratkabar Dialog dan website hariandialog tetap eksis. Pasti ada resep khusus dan idealisme dari James Tobing selaku Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Umum,” katanya.

Ketika memberikan kata sambutan pada acara Syukuran dan Potong Tumpeng Ulangtahun (Ultah) Suratkabar Dialog ke-28 tahun (17 September 1998) dan media online www.hariandialog ke-14 tahun (17 September 2012) sekaligus pemberian santunan anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan para janda. Berlangsung di Condet Park, Jakarta Timur. Kamis siang (17/9/2026).

Menurutnya, sebagai orang yang punya idealisme pasti pernah mengalami jatuh tetapi bangun kembali tunjukkan eksistensinya.

“Di bawah kepemimpinan James Tobing Suratkabar Dialog dan website hariandialog.co.id, tetap eksis sampai hari ini. Apalagi sudah terverifikasi Dewan Pers, sehingga Suratkabar Dialog dalam usia 28 tahun dan hariandiog.co.id, dalam usia 14 tahun telah masuk dalam jajaran pers elite, sehingga tidak dipandang sebelah mata,” ucapnya.

Kesit menilai kemampuan media tersebut untuk bertahan selama hampir tiga dekade tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen dalam menjaga idealisme jurnalistik.

“Mengapa media ini eksis hampir tiga dekade? Saya kira karena pemimpinnya dan semua punggawanya sanggup bekerja keras. Juga mampu menjaga idealisme. Kalau jatuh, bangkit lagi. Jatuh lagi, bangkit lagi. Mengapa itu bisa terjadi? Karena ada idealisme yang harus diperjuangkan,” ungkap Kesit.

Ia juga mengaku menjadikan James Tobing, yang merupakan sesama pengurus PWI Jaya, sebagai salah satu panutan.

Ketua PWI Jaya -dikenal sebagai jurnalis senior liputan olahraga ini- berpesan agar idealisme yang selama ini menjadi landasan pengelolaan media terus dipertahankan.

Baca Juga:

Catatan Prof. Dr. Wahyu Wibowo Tentang ‘Menjadi Manusia’ Dalam Bedah Buku RBMM

“Sehingga Dialog dapat melanjutkan kiprahnya di tengah perubahan industri pers,” pungkas Kesit Budi Handoyo.

Konsistensi Berdialog

Surat Kabar (SK) Dialog dan media online www.hariandialog.co.id, dinilai mampu mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan industri media massa yang semakin ketat berkat konsistensi berdialog, menjaga idealisme, dan mengedepankan nilai-nilai spiritual.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial periode 2020–2023, Dr. Andi Samsan Nganro, S.H., M.H., yang juga ikut memberikan kata sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Surat Kabar Dialog dan HUT ke-14 hariandialog.co.id, di Condet Park, Jakarta Timur. Kamis siang (17/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andi Samsan Nganro bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta atau PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, kompak menyampaikan apresiasi dengan satu kata, “Salut!” terhadap perjalanan panjang media tersebut.

Andi Samsan Nganro mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi pembaca setia Surat Kabar Dialog sejak menjabat sebagai Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta.

Kebiasaan tersebut terus berlanjut hingga dirinya menduduki posisi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, bahkan sampai setelah memasuki masa pensiun.

Ia juga mengaku mengikuti pemberitaan media online hariandialog.co.id, sejak pertama kali diluncurkan pada 17 September 2012.

“Sebab itu, saya tak pernah ketinggalan berita,” ujar Andi.

Baca Juga:

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 125 Siswa MTsN 1 Pariaman Dilarikan ke Dua Rumah Sakit

Menurutnya, kemampuan SK Dialog dan media online-nya untuk tetap bertahan selama hampir tiga dekade merupakan sesuatu yang patut diapresiasi. Terlebih, media massa saat ini menghadapi persaingan yang semakin kompleks, baik dengan sesama media online maupun media sosial.

Andi kemudian mengungkapkan pandangannya mengenai faktor yang membuat SK Dialog dan hariandialog.co.id, mampu mempertahankan eksistensi.

Menurut dia, para wartawan Dialog memiliki kebiasaan berdialog sebelum menulis berita. Dialog tersebut tidak hanya dilakukan dengan narasumber, tetapi juga dengan hati nurani dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Karena selalu berdialog itulah, Dialog tetap eksis hingga kini di tengah persaingan media massa dan media massa online yang kian sengit, termasuk bersaing dengan media sosial,” jelasnya.

Ia meyakini bahwa prinsip tersebut, apabila terus dijalankan secara konsisten, dapat menjadi landasan bagi SK Dialog dan hariandialog.co.id, untuk mempertahankan eksistensi dan mengembangkan kiprahnya pada masa mendatang.

Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengelola Dialog, khususnya James Tobing yang menjabat sebagai Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Redaksi. Ia menilai kerja keras yang dilakukan jajaran pengelola media tersebut tetap berpijak pada nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT.

Selain mempertahankan eksistensi media, Andi menyoroti tradisi sosial yang dilakukan Dialog dalam setiap peringatan hari ulang tahunnya, yakni memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa.

“Di situlah kuncinya. Kita harus selalu berbagi, sehingga akan ada keberkahan dari Allah SWT,” kilahnya.

Menurut Andi, kepedulian sosial tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan media dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Pemberian Santunan

Peringatan HUT ke-28 Surat Kabar Dialog dan HUT ke-14 hariandialog.co.id, turut diisi dengan pemberian santunan kepada kaum duafa, anak yatim piatu dari panti asuhan muslim dan kristen, serta para janda.

Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Redaksi Suratkabar (SK) Dialog, James Tobing, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Dr Andi Samsan Nganro dan Kesit Budi Handoyo yang selama ini senantiasa memberikan dukungan kepada Dialog.

“Hampir selama 28 tahun, Suratkabar Dialog setiap merayakan ultah selalu mengadakan bantuan sosial bahan bergizi berupa santunan baik langsung maupun tidak langsung. Misalnya hari ini santunan diberikan baik kepada yayasan islam maupun yayasan kristen,” ujar James Tobing.

Sebelumnya pada Kamis pagi (17/9) acara syukuran ultah Suratkabar Dialog dan media online hariandialog.co.id, didahului dengan potong kue ultah sekaligus doa lintas agama di kantor redaksi kawasan Jl.Bina Warga, Kalibata, Jakarta Selatan, yang juga dihadiri James Tobing beserta isteri dan keluarga, Hendrik Tampubolon serta seluruh jajaran redaksi, koresponden daerah, sirkulasi, produksi, dan iklan. ***

(Lasman Simanjuntak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *