Parahnya Resesi Seks di Jepang

Asia767 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com |Parahnya resesi seks di Jepang, membuat negara sampai turun tangan dan membentuk badan khusus untuk menangani masalah itu.

Akhirnya Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida menegaskan masalah angka kelahiran di negaranya yang rendah dan populasi menua harus segera diatasi. Untuk itu, pemerintah Jepang akan membentuk badan khusus.

Kishida mengatakan banyak negara maju juga mengalami persoalan yang sama. Namun, persoalan yang dihadapi Jepang terbilang akut, mengingat Bank Dunia mencatat proporsi penduduk berusia 65 tahun ke atas tertinggi kedua di dunia, setelah Monaco.

“Berdasarkan data kependudukan Jumlah kelahiran diperkirakan turun di bawah 800 ribu tahun lalu,” ujar Kishida kepada anggota parlemen dalam pidato kebijakan yang menandai dimulainya sesi parlemen baru, seperti dikutip dari AFP.

Kishida menekankan kebijakan mengenai anak dan pengasuhan anak adalah masalah yang tidak bisa ditunda. Karenanya, pemerintah akan meluncurkan Badan Anak dan Keluarga pada bulan April 2023 nanti. (*/asianews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *