TimesAsiaNews.com | Shalat selain untuk menenangkan jiwa, ternyata gerakan shalat juga baik untuk kesehatan secara fisik. Dilansir dari penelitian yang dilakukan di King Faisal Specialist Hospital & Research Centre, shalat merupakan aktivitas psikologis, fisik, dan otak ringan hingga sedang. Itu sebabnya shalat memiliki karakteristik khusus.
Berikut manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan:
1. Memperlancar peredaran darah
Di awal salat, kita akan melakukan gerakan takbiratulihram dengan cara berdiri tegak kemudian mengangkat kedua tangan sehingga sejajar dengan telinga. Kemudian, gerakan dilanjutkan dengan melipat tangan di perut atau bawah dada.
Gerakan ini ternyata berfungsi melancarkan aliran darah dan getah bening. Selain itu, gerakan ini pun memperkuat otot lengan. Saat mengangkat tangan, otot bahu akan meregang sehingga aliran darah dengan banyak oksigen akan lancar.
2. Menguatkan fungsi tulang belakang
Manfaat ini akan dirasakan lewat gerakan rukuk. Saat rukuk, kita akan berlutut, namun dengan kepala yang lurus dengan tulang belakang.
Ternyata, gerakan ini baik untuk mengurangi risiko cedera dan sakit punggung serta pinggang. Selain itu, rukuk juga membuat kemih terlatih sehingga kamu terhindar sari risiko penyakit prostat.
3. Memperlancar fungsi pencernaan
Saat melakukan gerakan itidal atau bangun dari rukuk, organ pencernaan dan perutmu akan terasa seperti dipijat kemudian melonggar. Itu sebabnya fungsi pencernaanmu semakin baik.
4. Aliran darah mencapai otak dengan baik
Saat melakukan gerakan sujud, aliran darah akan mencapai otak, bahkan ke bagian yang sulit dijangkau. Darah yang kaya akan oksigen ini akan memengaruhi daya pikir seseorang.
Itu karena ketika melakukan gerakan sujud seakan menungging dengan bertumpu pada kedua tangan, dahi, lutut, dan ujung kaki menempel pada lantai. Selain itu, getah bening bisa dipompa ke bagian leher dan ketiak lebih baik.
5. Kecerdasanmu makin meningkat
Menurut para peneliti di University of Harvard, gerakan sujud juga bisa membuat kecerdasan seseorang semakin meningkat. Itu karena posisi jantung berada di atas kepala sehingga darah bisa mengalir dengan baik ke otak.
6. Meredakan nyeri pada bagian paha
Saat melakukan gerakan duduk di antara dua sujud, tubuh kita akan bertumpu pada pangkal paha. Hal tersebut membuat tubuh terhindar dari risiko nyeri pangkal paha. Selain itu, duduk ini pun bisa mencegah mengalami penyakit prostat.
7. Membuat otot kepala dan lehermu lebih relaks
Manfaat ini bisa kita dapatkan saat melakukan salam di akhir salat. Otot di sekitar kepala dan leher akan makin relaks. Gerakan salam juga mengurangi risiko sakit kepala.
Itu tadi manfaat kesehatan dari gerakan-gerakan salat. Namun, kita perlu melakukannya dengan benar, tuma’ninah (tenang) bukan sekadarnya. Untuk itu, yuk, sempurnakan gerakan shalat kita dengan benar. (idntimes/asianews)














