Badai Angin Changhua Waihai Tenggelamkan Kapal Vietnam, 12 ABK Indonesia Belum Ditemukan

Musibah710 Views
banner 468x60

 TIMESASIANews.com | Taiwan – Dikabarkan sebuah kapal kargo bernama Xing Shun 01 milik negara Vietnam karam di laut lepas pantai Kaohsiung, Taiwan. Jumat (4/11/2022).

Kapal kargo dengan GT (Gross Tonnage) 6186 yang karam tersebut sedang mengangkut 10.000 ton semen, dengan 20 ABK (anak buah kapal) termasuk 12 kru asal Indonesia dilaporkan hilang dalam insiden badai angin Changhua Waihai tersebut.

“Salah satu korban hilang ini satu angkatan dengan saya dari PIP (Politeknik Ilmu Pelayaran) Makassar, angkatan 30. Rekan saya ini asalnya dari Kabupaten Bulukumba, Sulsel, bernama Andi Agung Mattola,” kata rekan seangkatan korban, Ikonium, di Makassar, Sulawesi Selatan. Jumat (4/11/2022).

Dilansir dari Antara, Ikonium mengaku belum menerima informasi terkini bagaimana situasi di sana.

Sementara itu, kabar dari pihak Pelabuhan Laut di Jakarta, sebanyak 12 ABK asal Indonesia tersebut sejauh ini belum ditemukan.

Berdasarkan informasi awal, sebelum kapal Xing Shun 01 itu karam, ada sebanyak 20 awak kapal di atasnya.

Tiga ABK sempat diturunkan dari kapal, lalu diangkut dengan helikopter karena alami kecelakaan. Sisanya, 17 orang bertahan di kapal tersebut karena mesin kapal mengalami masalah.

Pada tanggal 31 Oktober 2022, kata Ikonium, kapal kargo ini dihantam badai hebat dan akhirnya tenggelam di Perairan lepas Pantai Changhua Taiwan.

Sebanyak 17 kru kapal itu berusaha menyelamatkan diri dengan menaiki sekoci di atas kapal untuk mencari pesisir pantai terdekat.

Namun, lanjut dia, nahas hanya 5 orang yang diselamatkan kapal kontainer yang saat itu melintas, 12 orang lainnya belum diketahui statusnya.

“Selang sehari, baru kami dapat informasi, tentang tenggelamnya kapal yang membawa semen, kebetulan lagi pelayaran menuju Kaohsiung, Taiwan, lalu terjadi problem mesin, ditambah lagi cuaca buruk, istilah kami terombang-ambing di tengah laut,” papar Ikonium.

“Info yang kami dapat, sesuai data kru list-nya ada 20 orang. Sebelum kejadian (karam), sudah terombang-ambing. Sempat ada rescue dari pihak keselamatan Taiwan. Sebelum kejadian itu, ada 3 orang sakit di atas kapal, lalu diangkut dengan helikopter, namun selang beberapa hari terjadilah musibah itu,” tambahnya.

Dari rekaman video amatir yang berhasil dia dapat, terlihat kapal kontainer bernama Ever Green berusaha menyelamatkan beberapa orang korban saat melintas di lokasi kejadian. Ke lima orang berhasil dievakuasi ke atas kapal dalam keadaan selamat. Video tersebut juga menampilkan kondisi para korban kedinginan usai diselamatkan yang berada di dek kapal kontainer yang menyelamatkan tersebut. Kapal karam diperkirakan sekitar pukul 15.00 waktu setempat, juga terlihat dari waktu di dalam video.

Lima korban selamat asal Indonesia masing-masing Inggar Prasetya Noordika, Rejeki Muji Sulistianto, Satriyadi Ritonga, Tedyo Arizal Taufik, dan Rinto Calvin Sembiring. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *