Bentrok Mahasiswa UINSU, 3 Mahasiswa Tersandra

Peristiwa980 Views
banner 468x60

TIMESASIANews.com | Medan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII komisariat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Jl. William Iskandar Pasar V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, dikabarkan saling serang, pada Rabu (30/11/2022) malam.

Kedua organisasi mahasiswa itu bentrok dan baku hantam. Akibat dari pertikaian pemukulan tersebut, tiga orang kader PMII disandera oleh kelompok HMI. Insiden yang terjadi sesama anggota Cipayung itu terjadi karena adanya tindakan pemukulan terhadap salah seorang anggota HMI yang diduga dilakukan oleh anggota PMII.

Dari lansiran detiksumut, salah seorang mahasiswa berinisial M mengatakan, peristiwa bentrok antar kelompok tersebut berawal dari perkelahian antar individu organisasi beberapa hari yang lalu. Kemudian berlanjut sampai dengan sore hari.

Setelah itu terjadilah bentrok antar kelompok almamater hijau itu. Saat baku hantam, kelompok PMII lari meninggalkan kampus, namun tiga anggota PMII tidak dapat melarikan diri dan disandra oleh kelompok HMI.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Agustiawan mendatangi lokasi dan melakukan upaya mediasi pada kedua kelompok tersebut.

Tiga mahasiswa yang katanya disandera pasca bentrok di kampus UINSU tadi malam ©ist

Kapolsek Percut Sei Tuan, melalui Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Japri Simamora mengatakan keributan tersebut kini telah berakhir damai.

“Kedua kelompok yang bertikai sudah damai, tadi malam damai langsung mereka,” kata Japri, mengutip Tribun-medan, Kamis (1/12/2022).

Ia menjelaskan, perkelahian tersebut di picu lantaran adanya kesalah pahaman antar dua kelompok, “masalahnya karena miskomunikasi aja itu, makanya langsung berdamai,” sebutnya.

Japri menambahkan, terkait isu adanya tiga orang mahasiswa PMII yang disandera oleh kelompok HMI tidaklah benar.

“Enggak disandera itu, ributnya pun di kampus mereka sendiri,” bebernya.

Dikatakannya, sejauh ini dari kedua kelompok mahasiswa tersebut belum ada yang membuat laporan ke polisi. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *