Sebuah Mobil Kecebur ke Laut di Dermaga 2 Merak, Menhub Minta ASDP Ganti Rugi

Peristiwa1072 Views
banner 468x60

TIMESASIANews.com | Banten – Kejadian sebuah mobil kecebur ke laut di pelabuhan Merak, Banten, dermaga 2 pada Jumat malam (23/13) mendapat tanggapan serius dari Menteri Perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT ASDP Indonesia Ferry bertanggung jawab atas kejadian mobil milik penumpang jatuh ke laut di dermaga 2 Pelabuhan Merak, tersebut.

“Saya minta kepada ASDP untuk memberikan ganti rugi, mengadakan perawatan dan juga berkaitan dengan apa yang akan dilakukan,” ujar Menhub, Budi Karya Sumadi, di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, kepada media. Sabtu (24/12).

Kementerian Perhubungan meminta PT ASDP Indonesia Ferry memberikan biaya pengobatan dan kerugian lainnya karena merupakan operator Pelabuhan Merak.

Budi juga meminta maaf ke penumpang yang menjadi korban, yakni Yunianto Permono dan Natasya Rosa. Keduanya berangkat dari Depok, Jawa Barat, menuju Sumatera.

“Dalam rapat tadi itu jadi catatan kita, baik di Lampung maupun di Merak, agar prasarana yang digunakan di evaluasi dan diperbaiki dengan baik,” kata Budi.

Menhub juga meminta kepolisian untuk membantu PT ASDP Indonesia Ferry menjaga pelabuhan dan titik rawan lainnya.

Dia ingin semua pihak menjamin perjalanan masyarakat selama momen nataru berjalan lancar, aman dan nyaman.

“Saya juga minta tolong ke pak kapolda untuk membantu ASDP, untuk menjaga tempat-tempat tersebut agar bisa digunakan dengan sempurna, agar tidak terjadi kecelakaan lagi,” kata Budi.

Sebelumnya sempat beredar video kejadian mobil yang tercebur ke laut di dermaga 2 Pelabuhan Merak tersebut. Terjadi pada Jumat (23/12/2022) malam, sekira pukul 22.15 Wib. Saat itu, sebuah mobil berwarna putih hendak masuk ke KMP Shalem.

Proses evakuasi kedua korban bahkan berlangsung dramatis. Beberapa orang terpaksa terjun ke laut dan meraih tangan seorang korban yang nyaris tenggelam bersama mobilnya.

Warga dan penumpang kapal yang menyaksikan peristiwa itu juga histeris. Beruntung kedua korban berhasil diselamatkan.

Informasi yang diterima melalui Basarnas, mobil tersebut ditumpangi dua orang, 1 perempuan dan 1 laki-laki. Kedua korban bisa diselamatkan oleh Tim SAR gabungan. (sourced)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *