Main Petakumpet, Bocah Ini Terkunci Dalam Kontainer 6 Hari dari India Tiba di Malaysia

Peristiwa1093 Views
banner 468x60

TimesAsiaNews.com | Malaysia – Pilihlah area bermain yang tidak berisiko, apalagi main sembunyi-sembunyian atau petakumpet, agar tidak bernasib sama seperti seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun ini. Ia bersembunyi dalam kontainer ketika main petakumpet bersama teman-temannya di Chittagong, Bangladesh.

Malang nasibnya, bocah tersebut masuk untuk sembunyi di sebuah kontainer atau petikemas lalu terkunci dan terbawa hingga ke pelabuhan Malaysia.

Dilansir Indiatimes, Jumat (27/1/2023), cerita berawal pada 17 Januari 2023, saat menurunkan peti kemas dari kapal Bangladesh, pekerja di Port Klang Malaysia terkejut melihat seorang anak laki-laki kurus yang kebingungan keluar dari salah satu petikemas. Anak laki-laki itu tidak berbicara atau mengerti bahasa setempat, yakni melayu.

Pihak berwenang setempat khawatir dan mencurigai bocah itu korban dari organisasi kejahatan perdagangan manusia, segera memanggil polisi. Ternyata itu bukan kasus perdagangan manusia atau kejahatan apapun, hanya hari yang sial bagi bocah laki-laki itu.

Remaja laki-laki itu bernama Fahim. Ia memilih kontainer menjadi tempat persembunyiannya ketika bermain petakumpet. Fahim tanpa sengaja mengunci dirinya dalam kontainer, setelah itu dia tertidur.

Kontainer itu kemudian diangkut ke kapal niaga untuk berlayar ke Malaysia. Kapal memulai perjalanannya pada 11 Januari dari pelabuhan Chittagong dan mencapai Port Klang di Malaysia pada 17 Januari.

Terkunci di Kontainer 6 hari

Fahim terkunci di dalam kontainer selama 6 hari penuh. Ia berteriak minta tolong tetapi tidak terdengar oleh siapa pun. Bagaimana dia bertahan 6 hari tanpa sepotong makanan atau air masih menjadi misteri bagi semua orang.

Foto dan klip yang diambil oleh para pekerja di Port Klang Malaysia menunjukkan bocah itu tampak bingung dengan lingkungan yang tidak dikenalnya saat dia melangkah keluar dari dalam kontainer.

Fahim kemudian dijemput oleh ambulans dan dibawa ke rumah sakit Port Klang, Malaysia. Pihak yang berwenang di sana akan mengatur untuk mengirimkannya kembali ke negaranya Bangladesh begitu dia pulih. (**)

indtimes/timesasianews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *